Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Kapolrestabes Surabaya Jamin Keamanan Stasiun Gubeng

Sabtu 19 May 2018 21:05 WIB

Red: Ratna Puspita

Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur.

Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur.

Foto: Antara/Didik Suhartono
Pengamanan sesuai standar operasional prosedur sudah diterapkan di Stasiun Gubeng.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Komisaris Besar Rudi Setiawan menjamin keamanan Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya. Dia mengatakan pengamanan sesuai standar operasional prosedur atau SOP sudah diterapkan di Stasiun Gubeng Surabaya.

Rudi kepada wartawan usai melakukan pengecekan pengamanan di Stasiun Gubeng Surabaya, Sabtu (19/5), mengatakan standar operasional prosedur pengamanan yang dimaksud salah satunya ada proses pemindaian barang-barang penumpang di pintu masuk saat boarding pass. Selain itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) VIII juga terlihat telah menempatkan polisi khusus yang dipekerjakan oleh PT KAI (polsuska) di setiap gerbong kereta.

Rudi mengatakan kendati sudah ada pengamanan oleh polsuska, polisi juga mengerahkan sejumlah personel untuk memperkuat pengamanan di wilayah Stasiun Gubeng Surabaya. Selama pengecekan keamanan di Stasiun Surabaya Gubeng, Rudi turut didampingi Kepala PT KAI Daop VIII Djainuri dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat.

Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya merupakan objek vital dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, terlebih menjelang Lebaran. Lonjakan penumpang arus mudik dari Stasiun Gubeng diprediksi bakal meningkat sekitar empat persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Kami akan terapkan konsep pengamanan yang melayani di Stasiun Gubeng Surabaya," ucap Rudi.

Dia menyadari peningkatan keamanan sebenarnya justru akan mengurangi rasa kenyamanan bagi para penumpang. "Oleh sebab itu akan kami gabungkan keduanya, yaitu sistem pengamanan yang melayani. Jadi meskipun pengamanan ditingkatkan, kenyamanan harus bisa dirasakan masyarakat," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA