Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Tabanan Perdana Terapkan E-Parking di Bali

Kamis 17 Mei 2018 13:35 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Agus Yulianto

 Seorang warga membayar parkir di tempat mesin smartparking (Ilustrasi)

Seorang warga membayar parkir di tempat mesin smartparking (Ilustrasi)

Foto: Mahmud Muhyidin
Sebanyak 15 unit mesin parkir meter di sejumlah titik dan akan ada penambahan.

REPUBLIKA.CO.ID,  TABANAN -- Kabupaten Tabanan menjadi wilayah pertama di Bali yang akan menerapkan sistem parkir elektronik (e-parking). Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, sistem ini akan diterapkan mulai akhir Juni 2018.

"Kami sudah membuat peraturan daerahnya dan ini akan diterapkan sesuai kesepakatan eksekutif dan legislatif," katanya, Rabu (16/5).

Eka mengatakan, pemerintah daerah menggandeng empat bank besar, yaitu BNI, BRI, BCA, dan Bank Mandiri. Harapannya, ini bisa menata parkir secara profesional, efektif, dan efisien sesuai program e-government pemerintah pusat.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi pihak pertama yang ikut menyosialisasikan e-parking di Tabanan. Pemerintah Kabupaten Tabanan sudah memasang 15 unit mesin parkir meter di sejumlah titik dan akan ada penambahan ke depannya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Made Agus Harta Wiguna, mengatakan, mesin-mesin parkir meter tersebut akan dipasang di tiga ruas jalan utama di Tabanan, yaitu Jalan Gajah Mada Tabanan, Jalan Gunung Batur Tabanan, dan Jalan Tambrin Tabanan. Ketiga ruas jalan ini awalnya area parkir on street yang ke depannya akan menjadi off street.

"Masyarakat Tabanan nantinya didorong memiliki kartu uang elektronik (unik) sebagaimana yang dipakai di Jalan Tol Bali Mandara," katanya.

Wiguna mengatakan, saat ini ada sekitar 169 juru parkir di Tabanan yang bertugas di sejumlah kantong parkir. Ia mengatakan, para juru parkir ini tidak serta-merta kehilangan pekerjaannya.

Mereka diarahkan untuk ikut menyosialisasikan sistem parkir elektronik kepada pengguna jalan di Tabanan. Para juru parkir ikut serta melakukan pengawasan dan membantu mengenalkan transaksi pembayaran parkir dengan mesin elektronik.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Bali Teguh Setiadi menambahkan, langkah Pemerintah Kabupaten Tabanan patut diapresiasi sebagai bagian dari dukung terhadap Gerakan Nasional Nontunai (GNNT). Ini juga mewujudkan masyarakat yang bertransaksi tanpa uang tunai (less cash society).

"BI sangat mendukung implementasi pembayaran parkir secara elektronik di Tabanan. Harapannya ini menjadi percontohan bagi daerah lain di Bali," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES