Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

Sunday, 21 Ramadhan 1440 / 26 May 2019

BPBD: Satu Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Banjarnegara

Rabu 18 Apr 2018 17:20 WIB

Red: Bayu Hermawan

Gempa bumi (ilustrasi)

Gempa bumi (ilustrasi)

Foto: Antara/M Risyal Hidayat
BPBD juga melaporkan sejumlah orang mengalami luka-luka akibat reruntuhan bangunan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARNEGARA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara menginformasikan, satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 4,4 pada skala richter yang mengguncang daerah itu. Selain itu, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan bangunan.

"Satu orang dilaporkan meninggal dunia, korban merupakan warga Dusun Kasinoman, bernama Asep usia 13 tahun," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banjarnegara Andri Sulistyo di Banjarnegara, Rabu (18/4).

Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, BPBD Banjarnegara masih melakukan pendataan di lokasi bencana sehingga belum diperoleh kepastian penyebab korban meninggal dunia. Selain itu, BPBD Banjarnegara juga menginformasikan, bahwa sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka karena terkena reruntuhan bangunan dan saat ini sudah dibawa ke puskesmas terdekat.

Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, dampak gempa terparah di Dusun Kebakalan, Desa Kertosari, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Bangunan rumah, sekolah, dan masjid dilaporkan mengalami kerusakan. Berdasarkan analisis BMKG, sebagian wilayah Banjarnegara diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 4,4 SR.

Pusat gempa di darat pada kedalaman empat kilometer pada jarak 52 kilometer utara Kebumen. Gempa tidak berpotensi tsunami. BMKG melaporkan lokasi pusat gempa berada di darat yang diakibatkan oleh aktivitas patahan atau sesar lokal. Awalnya dilaporkan gempa kekuatan 4,2 SR dengan kedalaman 10 kilometer namun direvisi 4,4 SR dengan kedalaman empat kilometer.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA