Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

Pemkot Manado Terima Penghargaan Best Emergency 112

Selasa 17 April 2018 20:14 WIB

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Penghargaan

Penghargaan

Manado berkesempatan untuk menjadi finalis pada ajang CCW di Makau

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menerima penghargaan Best Emergency Call Center di kawasan Asia-Pacifik. Pelayanan Manado Siaga 112 menjadi yang terbaik berdasarkan penilaian Komunitas Contact Center World (CCW).

Penghargaan "Best Emergency 112 Cervice Call" diberikan Indonesia Representative CCW Grace Heny kepada Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan di Jakarta, Selasa (17/4).

Bastiaan mengatakan, program kegawatdaruratan yang diinisiasinya itu berjalan sejak 2016. Hingga kini, respon masyarakat Kota Manado dalam memanfaatkan fasilitas itu sangat baik.

Mayoritas, sambung dia, keberadaan Manado Siaga 112 paling banyak digunakan ketika ada insiden kebakaran dan layanan orang sakit. Dia pun tidak menyangka keberadaan call center 112 bisa mendapat apresiasi dari CCW.

"Kita menyediakan ambulans di setiap kecamatan yang tersebar. Respon time tiba di lokasi dan penanganan lanjutan sampai di rumah sakit bisa 30 menit. Ketika ada panggilan, kami langsung kontak rumah sakit terdekat," kata Bastiaan. 

Grace Heni menjelaskan, pelayanan Manado Siaga 112 yang termasuk terbaik di Asia Pasifik membuatnya berkesempatan untuk menjadi finalis pada ajang CCW di Makau yang berlangsung 16-20 Juli 2018. Heny menjelaskan, komunitas CCW adalah jejaring asosiasi global contact center dengan tujuan berbagi, berjejaring, dan pembelajar para profesi contact center.  

Dia mengungkapkan, studi kasus dimasukkan pada akhir Januari 2018, dan setelah dikaji oleh para profesional dari belahan dunia lain maka ditetapkan bahwa Pemkot Manado dengan program Manado Siaga 112 dianggap menjadi salah satu finalis terbaik.

Menurut dia, layanan publik Pemkot Manado menunjukkan peningkatan dan akan terus diikuti inovasi lainnya pada masa akan datang. "Memang ini bukan yang pertama kali, tapi paling gesit (perkembangannya). 10 kota lain dibantu Kemenkominfo, Koya Manado tidak menunggu dan swadaya bisa langsung loncat. Itu kami rasa kami hargai," kata Heni.

Direktur Enterprise PT Jasnita Telekomindo Welly Kosasih menyampaikan kegembiraannya karena berkat dukungan perusahaannya, Pemkot Manado bisa meraih penghargaan internasional. Program Manado Siaga 112 itu sebenarnya iinisiasi oleh kemenkominfo sejak 2016. Sebelum Kota Manado, daerah lain yang sudah memperkenalkan layanan itu, adalah Kota Surabaya, diikuti DKI Jakarta, Tangerang, Batam, Depok, Bogor, Bandung, Denpasar, Balikpapan, Solo, Makassar, dam Mataram.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES