Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Bus Diamuk Massa Setelah Menabrak Pengendara Motor

Senin 02 Apr 2018 00:35 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi Kecelakaan Bus

Ilustrasi Kecelakaan Bus

Foto: Foto : MgRol_94
Bus itu menabrak dua pengendara sepeda motor hingga salah seorang meninggal.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Bus malam Puji Kurnia jurusan Jakarta-Yogyakarta diamuk massa, Ahad (1/4) malam. Bus itu menabrak dua orang pengendara sepeda motor hingga salah seorang di antaranya tewas di Jalan Wates km 9, Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Massa yang sedang emosi merasa kecewa dengan ulah sopir bus Puji Kurnia bernopol B7079YZ setelah menabrak dua pengendara sepeda motor yang melaju dari arah barat pada sekitar pukul 19.15 WIB. Kaca bus sebelah kanan dan kiri yang telah menepi tersebut tampak berlubang karena terkena lemparan batu atau pukulan benda tumpul.

"Bus melaju kencang dan menabrak pengendara motor lalu mau melaju terus sehingga kacanya dipukuli lalu menepi," kata Yuli, seorang warga yang berada di lokasi saat kejadian.

Sementara korban luka-luka serta satu tewas yang merupakan warga Purwokerto, Kabupaten Basnyumas, Jawa Tengah telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Sardjito, Yogyakarta. "Saat ini dua korban telah dibawa ke Rumah Sakit dr. Sardjito," kata Kepala Kepolisian Sektor Gamping, Komisaris Polisi Herwinedi.

Menurut Herwinedi, sopir telah diamankan di Kantor Polsek Gamping. Sedangkan bus yang terkena amuk massa tidak lama kemudian diamankan ke Mapolres Sleman. "Untuk pendalaman kasus ini akan ditangani Polres Sleman," kata dia.

Petugas Polsek Gamping, Sigit, saat ditemui di lokasi kejadian menuturkan bus Puji Kurnia melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Selain berkecepatan tinggi, bus berpenumpang itu juga telah melanggar batas marka sehingga menabrak dua pengendara motor tersebut.

"Tadi kita langsung turun kemudian bus kita kuasai dan sopir kita amankan, bus memang melaju cukup kencang dan melanggar marka juga," kata Sigit.

Akibat peristiwa itu, kemacetan cukup panjang terjadi di ruas Jalan Wates Km 9. Sejumlah aparat kepolisian lalu lintas bersama warga berupaya mengurai kemacetan hingga arus lalu lintas yang terpantau padat itu kembali lancar. 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA