Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Kapolda: Polri dan Ulama Punya Tugas Sama

Jumat 09 Maret 2018 23:48 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi damai.

Ilustrasi damai.

Foto: Republika/Prayogi
Tugas tersebut, yakni amar makruf nahi munkar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN — Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Rachmat Mulyana menyatakan jika Polri dan ulama mempunyai tugas yang sama, yakni amar makruf nahi munkar. Hakikatnya amar makruf nahi munkar merupakan bagian dari upaya menegakkan agama dan kemaslahatan di tengah-tengah umat.

“Secara spesifik lebih dititiktekankan dalam mengantisipasi maupun menghilangkan kemunkaran," kata Kapolda hadapan jamaah Shalat Jumat di Masjid Arafah Banjarmasin ketika melaksanakan Program Jumat Keliling, Jumat (9/3). 

Menurut dia, ulama lebih banyak amar ma'ruf dengan mengajak orang berbuat kebajikan. Sementara Polri sebagai umara yang bertugas membasmi kemunkaran atau kejahatan.

"Dengan tujuan utamanya sama-sama menjauhkan setiap hal negatif di tengah masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif yang lebih besar," jelasnya saat memberikan sambutan di masjid yang terletak di Komplek Dharma Praja Banjarmasin itu.

Selanjutnya, Kapolda juga mengingatkan jamaah yang hadir agar tidak mudah percaya dengan segala informasi atau berita yang tidak benar alias hoax. "Berita-berita provokatif ini yang akan memecah belah bangsa, apalagi menjelang pesta demokrasi tahun politik saat ini, isu-isu menyesatkan paling mudah untuk dimunculkan," kata dia.

Terakhir, Rachmat mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kalsel tetap kondusif. Karena menurut dia, tanpa bantuan ulama maka polisi tidak bisa berjalan mulus dalam bekerja sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat. 

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Inggris Bantai Panama 6-1

Ahad , 24 Juni 2018, 20:58 WIB