Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Thursday, 7 Syawwal 1439 / 21 June 2018

Siswa ke Ombudsman karena Dikeluarkan dari Sekolah

Ahad 25 February 2018 22:22 WIB

Red: Agus Yulianto

Rekaman yang disensor memperlihatkan siswa melakukan aksi bully terhadap siswa lainnya (Ilustrasi).

Rekaman yang disensor memperlihatkan siswa melakukan aksi bully terhadap siswa lainnya (Ilustrasi).

Foto: Youtube
Pihak sekolah seharusnya melakukan evaluasi ke internal sebelum memutuskan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya, akan mengadu ke Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah. Kuasa hukum Anindya Puspita, Hermansyah Bakrie, mengatakan, kliennya dikeluarkan oleh pihak sekolah bersama satu siswa lain gang bernama Muhammad Afif Ashor.

Hermansyah menyayangkan tindakan kepala sekolah yang dinilai otoriter itu. Menurut dia, pihak sekolah seharusnya melakukan evaluasi ke internal sebelum memutuskan untuk mengeluarkan siswanya. "Jangan mentang-mentang Anindya ini berasal dari keluarga kurang mampu," katanya. Ia menegaskan, perbuatan Kepala SMAN 1 tersebut tergolong sebagai penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga: Dituduh Aniaya Juniornya, Dua Siswa SMA Dikeluarkan

Sebelumnya, Anindya dan Afif dikeluarkan oleh pihak sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya. Penganiayaan diduga dilakukan saat pelaksanaan latihan dasar kepemimpinan (LDK) pada November 2017 lalu.

Pihak sekolah memberikan pilihan mengundurkan diri atau dikeluarkan dari sekolah yang akan dilanjutkan dengan proses hukum atas permasalahan itu.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES