Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada DBD

Jumat 19 Jan 2018 16:56 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Depok, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (27/1). (Republika/Raisan Al Farisi)

Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Depok, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (27/1). (Republika/Raisan Al Farisi)

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah biasanya meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID,  KENDARI -- Musim hujan yang tengah berlangsung saat ini membuat masyarakat harus lebih waspada terhadap kesehatan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi musim ini populasi nyamuk yang berakibat demam berdarah sangat cepat.

Kadis Kesehatan Sultra, dr Asum Tombili di Kendari, Jumat (19/1) mengatakan meski secara tertulis belum ada data korban terkait penyakit DBD, namun imbauan dan sosialisasi terhadap pencegahan kepada seluruh warga harus terus dilakukan terutama kebersihan lingkungan lebih diutamakan.

Pada musim hujan yang mulai terjadi saat ini serangan demam berdarah akan datang sehingga dibutuhkan langkah untuk pencegahan.

Penyakit demam berdarah adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue (tipe 1, 2, 3, 4). Virus ini masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Nyamuk ini dapat mengganggu sistem pembekuan darah dan pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan perdarahan bagi korban.

"Biasanya dimusim hujan populasi nyamuk demam berdarah meningkat karena banyaknya tempat berinduk nyamuk Aedes Aegypti sehingga nyamuk mudah berkembang, dan semakin potensial menggigit anak dan remaja sehingga akhirnya terjangkit demam berdarah," ujarnya.

Meski demikian, kata Asrun kondisi tersebut dapat dicegah jika kita bisa menutup sumber-sumber genangan air pada lingkungan rumah, sebab bila dibiarkan akan menjadi wadah munculnya nyamuk yang berbahaya tersebut. Selain itu menguras dan menyikat bak mandi dan menaburkan bubuk abate tempat yang ada genangan air.

Mantan Direktur Rumah Sakit Jiwa Sultra itu mengatakan, lingkungan yang bersih dan sehat merupakan dambaan semua orang sehingga bila semua masyarakat sudah menjadikan kebersihan itu adalah utama, maka penyakit yang namanya demam berdarah akan terhindar.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA