Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Minggu, 10 Syawwal 1439 / 24 Juni 2018

Bupati Bima Instruksikan Normalisasi Sungai

Ahad 14 Januari 2018 16:21 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Dwi Murdaningsih

Normalisasi sungai (ilustrasi)

Normalisasi sungai (ilustrasi)

Foto: Republika/ Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, BIMA -- Bupati Bima Indah Dhamayanti Putri meninjau sejumlah wilayah di Kabupaten Bima yang terdampak banjir di Desa Rabakodo, Tente, Nisa, Ngali, Lido, dan Soki di Kecamatan Woha dan Belo.

Indah menilai, kondisi sungai yang meluap menjadi salah satu penyebab banjir. Oleh karena itu, Indah langsung menginstruksikan Balai Wilayah Sungai Propinsi NTB melakukan normalisasi sungai di Desa Ngali.

"Sejak semalam saya juga telah menginstruksikan BPBD dan Dinsos untuk memberikan tanggap darurat terhadap korban banjir dan mengerahkan Tim Reaksi Cepat dan tagana untuk membantu korban banjir," ujar Indah di Bima, NTB, Ahad (14/1).

Sebelumnya, Bencana banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Sabtu (13/1) sore.

5 Kecamatan di Bima Terendam Banjir

Kasi Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Bambang mengatakan, banjir terjadi pada Sabtu (13/1) sekitar pukul 15.30 Wita ketika hujan deras di Desa Soki dan sekitarnya selama 2 jam. Akibat intensitas hujan yang deras membuat bendungan di Daerah Ncera Kecamatan Belo tidak mampu menampung air hujan dan meluap dan mengakibatkan 13 Desa di Kabupaten Bima terendam banjir setinggi lutut orang dewasa.

Terdapat 13 desa di lima kecamatan yang terdampak, meliputi Desa Soki, Desa Ngali, Desa Cenggu, Desa Runggu di Kecamatan Belo; Desa Nisa, Desa Naru, Desa Penapali di Kecamatan Woha; Desa Belo dan Desa Padolo di Kecamatan Palibelo; Desa Ncand dan Desa Monggo di Kecamatan Madapangga; Desa Monta dan Desa Sie di Kecamatan Monta.

Bambang menambahkan, BPBD Kabupaten Bima juga terus mengupdate data kerusakan, berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB dan BWS NTB, serta akan mendroping logistik diantaranya berupa family kit, air, dan kebutuhan dasar.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES