Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Bulog Banyumas Siap Salurkan Rastra Akhir Januari

Ahad 14 January 2018 15:51 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Hazliansyah

Pekerja memeriksa beras sejahtera (rastra) yang akan dibagikan kepada keluarga miskin. (ilustrasi)

Pekerja memeriksa beras sejahtera (rastra) yang akan dibagikan kepada keluarga miskin. (ilustrasi)

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

REPUBLIKA.CO.ID,  PURWOKERTO -- Bulog Dub Divre Banyumas akan mulai menyalurkan beras sejahtera (rastra). Rencananya penyaluran akan dilakukan mulai akhir Januari 2018 ini.

"Kemungkinan akhir Januari 2018 ini kita mulai melakukan penyaluran rastra. Kita masih menunggu SK-nya, baik dari gubernur yang mengatur masalah kuota maupun kabupaten," jelas Kepala Bulog Sub Divre Banyumas, Setio Wastono, Ahad (14/1).

Dia menyebutkan, berdasarkan informasi yang dia terima, program rastra yang dilaksanakan pada tahun 2018, akan mengalami perubahan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Bila tahun sebelumnya setiap RTS (Rumah Tangga Sasaran) menerima rastra sebanyak 15 kg, maka pada tahun 2018 ini hanya akan menerima 10 kg.

"Namun penerima rastra mulai tahun 2018 ini, tidak lagi dikenakan biaya tebus. Tidak ada lagi biaya tebus Rp 1.600 per kg, untuk setiap penerima rastra," jelasnya.

Dengan adanya pengurangan rastra yang diberikan per RTS, Setio menyebutkan, maka kemampuan stok beras yang kini dimiliki Bulog Banyumas akan dapat memenuhi kebutuhan penyaluran raskin dan OP hingga 5 bulan ke depan.

"Saat ini, stok kami ada sekitar 20 ribu ton setara beras," jelasnya.

Dalam upaya mengendalikan harga beras yang saat ini mencapai Rp 13.000 per kg, Setyo menyebutkan, setiap hari pihaknya menggelar operasi pasar di berbagai pasar tradisional wilayah eks karesidenan Banyumas. OP akan terus dilaksanakan hingga harga beras terkendali.

Namun dia mengakui, OP tidak bisa terlalu banyak berpengaruh pada upaya penurunan harga beras, karena OP hanya terbatas dilakukan dibeberapa lokasi.

"Namun kalau penyaluran rastra sudah dilaksanakan, biasanya harga beras di pasaran menjadi lebih terkendali. Hal ini karena beras yang disalurkan melalu rastra akan menjangkau seluruh pelosok," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA