Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Polisi Karawang Tembak Mati Begal Sadis

Ahad 14 January 2018 13:09 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Endro Yuwanto

Pelaku begal ditangkap (ilustrasi).

Pelaku begal ditangkap (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Tim Anaconda Resmob Polres Karawang, Jawa Barat, menembak mati seorang begal sadis. Pelaku yakni Krisna alias Odet (19 tahun), warga Dusun Sukasenang, RT 01, RW 02, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, Karawang. Begal sadis ini sudah beraksi lebih dari 80 kali.

Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, pada Sabtu (13/1) sekitar pukul 15.00 WIB, tim anaconda menangkap pelaku di Jl Cipondoh, Desa Wancimekar, Kecataman Kotabaru. Saat ditangkap, pelaku tak melakukan perlawanan.

"Pelaku, kami bawa ke mako untuk dimintai keterangan. Saat itu, pelaku mengaku sudah membegal lebih dari 80 kali," ujar Hendy kepada Republika.co.id, Ahad (14/1).

Kemudian, setelah dimintai keterangan, pada Ahad sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku dibawa untuk melakukan pengembangan kasusnya. Pelaku diajak untuk menunjukkan rumah tersangka lainnya. Sebab, dalam aksi begalnya pelaku tak sendirian.

Ada tersangka lain yang kini masih jadi buronan. Yakni, MK, MH, RK, TF, IN. Serta, dua pelaku lainnya yaitu A dan KB, yang saat ini sudah mendekam di Lapas Karawang.

Saat dibawa untuk menunjukkan rumah MK dan MH, yakni di Kampung Babakan Laksana, Desa Cikampek Utara, ternyata pelaku Krisna melakukan perlawanan. Krisna merebut senjata anggota. Kemudian, ia berteriak minta tolong untuk mencari perhatian warga.

Akibat perlawanannya itu, lanjut Hendy, petugas terpaksa menembak pelaku di bagian dadanya. Timah panas yang menembus membuat Krisna tewas di lokasi tersebut. "Tindakan petugas ini, sudah benar dan terukur. Sebab, pelaku sudah mengancam nyawa anggota kami," ujar Hendy.

Menurut Hendy, pihaknya tidak akan memberi ampun pada pelaku begal. Pasalnya, aksi begal saat ini sudah sangat meresahkan. Tak hanya merebut harta berharga, para begal ini tak segan-segan menghilangkan nyawa korbannya. Karena itu, jika ada begal yang melakukan perlawanan, pihaknya tak segan untuk menindak tegas pelaku. Salah satunya, dengan menembak mati para begal tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES