Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Hujan Buat Sejumlah Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

Kamis 04 Jan 2018 15:10 WIB

Red: Israr Itah

Banjir. (ilustrasi)

Banjir. (ilustrasi)

Foto: Novrian Arbi/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang mengguyur Kota Bandung pada Kamis siang membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung terendam air.

Beberapa ruas jalan seperti Buahbatu, Jalan Soekarno Hatta, Caringin, Kopo, Antapani, Pasir Koja, Leuwi Panjang, Cibaduyut, serta beberapa daerah lainnya dilanda banjir dengan ketinggian bervariasi bahkan ada mencapai sebetis orang dewasa.

Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan laju kendaraannya dan memilih berteduh menunggu sampai banjir surut. Meski begitu, terdapat pula yang memaksakan menembus banjir hingga beberapa di antaranya mogok di tengah-tengah genangan.

Hujan deras disertai angin kencang ini juga membuat pohon di beberapa titik, tumbang. Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, hingga saat ini dilaporkan terjadi empat pohon tumbang di dua lokasi berbeda.

Di Jalan Sekejati, Kiaracondong, tiga pohon tumbang dan menutupi jalan utama. Kendaraan yang akan melintas terjebak oleh reruntuhan pohon.

"Satu unit tim penyelamat diterjunkan untuk membuka akses yang tertutup pohon," ujar petugas damkar Ferdi saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (4/1).

Sementara di Jalan Soekarno Hatta, satu pohon tumbang dan menutupi jalur. Saat ini seluruh pohon yang tumbang telah dievakuasi dan kendaraan bisa kembali melintas.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atas kejadian ini," kata dia.

Ferdi mengingatkan, kepada seluruh warga untuk waspada terhadap bencana terutama hujan dengan intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitaran bantaran untuk tidak mendelati mulut sungai karena dikhawatirkan arus sungai yang deras serta luapan yang tinggi akan membuat pondasi bantaran sungai sedikit demi sedikit terkikis.

"Kita harus mengingatkan untuk hati-hati dan tidak berada di area potensi-potensi rawan bencana," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA