Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Harga Ikan Cakalang Naik Drastis di Ambon

Sabtu 23 Dec 2017 07:53 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Nelayan memancing ikan cakalang (ilustrasi)

Nelayan memancing ikan cakalang (ilustrasi)

Foto: Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Harga ikan cakalang segar yang ditawarkan para pedagang di Kota Ambon, Maluku, menjelang perayaan Natal ini tergolong cukup mahal. Harganya terus bergerak naik.

Hasil pantauan di lokasi Pasar Mardika dan Batu merah, Sabtu (23/12) para pedagang ikan segar jenis cakalang mulai menaikan harga berkisar antara Rp 90 ribu hinggga Rp 100 ribu per ekor tergantung ukurannya. Angka itu naik dari sebelumnya yang rata-rata Rp 60 ribu hingga Rp 65 ribu. Begitu juga dengan jenis ikan momar, pedagang mematok harga Rp 20 ribu per empat ekor dan Rp 50 ribu per sepuluh ekor ikan.

"Ikan cakalang masih mahal, hanya saja penjualan selama ini tidak tergantung kilogram, tapi ukuran ikan saja. Jadi tinggal memilih, sebab harga tergantung ukuran ikan kecil atau besar," kata Rustam, pedagang ikan.

Ridwan, pedagang berbagai jenis ikan karang yang berjualan berdampingan dengan Rustam, mengatakan ikan yang di jual juga di beli dari penadah dengan harga yang mahal. Apalagi ikan momar dan kawali, penadah menjual dengan harga Rp 800 ribu  hingga Rp 1 juta per wadah. "Jadi kita harus pandai berjualan eceran supaya tidak merugi," ucapnya.

Kalau jenis ikan kerapu, baronang, bubara, kakap merah, dan jenis ikan karang lainnya, harganya berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per ekor kini naik hingga mencapai Rp 60 ribu per ekor tergantung ukuran. Harganya juga naik hingga mencapai Rp 50 ribu per ekor," ujar dia.

Sementara itu, untuk telur ayam ras harganya juga terus bergerak naik hingga mencapai Rp 1.900 per butir bahkan ada pedagang yang menawarkan harga Rp 2.000 per butir. Rosmina, pedagang telur ayam mengatakan, untuk harga telur ayam memang bergerak naik tetapi bervariasi yakni Rp 1.900 per butir hingga Rp 2.000 per butir atau naik dari sebelumnya Rp 1.800 per butir.

Ia mengatakan, kalaupun ada yang menjual dengan harga Rp 2.000 per butir, hal itu disebabkan mereka memisahkan telur ayam sesuai ukuran. "Jadi kalau yang kecil di jual dengan harga Rp 1.900 per butir dan ukuran besar Rp 2.000 per butir," ujarnya.

Dia mengatakan, pokoknya sekarang ini harga telur ayam ras sudah naik kembali, pada hal stoknya cukup banyak. Sedangkan, agen yang selama ini memasok telur dari Surabaya, Inang yang ditemui di tokonya mengakui kalau sejak dua hari yang lalu harga telur ayam ras naik dari Rp 300 ribu menjadi Rp 310 ribu (180 butir, Red). "Jadi naik itu sebesar Rp 20 ribu per ikat. Dengan demikian kalau sampai pedagang menjual di pasar dengan harga berkisar antara Rp 1.900 sudah cukup wajar," ujarnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA