Rabu, 17 Ramadhan 1440 / 22 Mei 2019

Rabu, 17 Ramadhan 1440 / 22 Mei 2019

Jelang Akhir Tahun, Bogor Aktif Perangi Narkoba

Rabu 20 Des 2017 13:38 WIB

Rep: Adinda Pryanka / Red: Gita Amanda

Narkoba (ilustrasi)

Narkoba (ilustrasi)

Foto: Republika/Yasin Habibi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkomitmen memerangi narkoba. Tidak hanya dari pihak Badan Narkotika Kota (BNK) Bogor, dinas lain seperti Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik) dan pihak rumah sakit turut dilibatkan dalam berperan aktif di tengah masyarakat ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, menjelaskan meski BNK Kota Bogor tidak terlalu aktif secara kelembagaan pada tahun ini, ada upaya yang telah dilakukan Pemkot Bogor dan jajarannya. "Di antaranya, kepolisian melalui cipta kondisi, Dinkes yang telah menyiapkan puskesmas untuk pemeriksaan HIV,"  ujarnya ketika ditemui Republika.co.id, Selasa (19/12) lalu.

Tidak hanya itu, Disdik Kota Bogor juga telah bekerja sama dengan kepolisian untuk memasukkan materi bahaya narkoba di kurikulum sekolah. Sementara, Rumah Sakit Marzuki Mahdi Bogor telah banyak melakukan rehabilitasi kepada pengguna narkoba, termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rumah Singgih Peka.

Ade menjelaskan, pada Kamis (21/12), Pemkot Bogor melalui Disdik yang bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota akan melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba di sejumlah sekolah. Saat Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman, pada Ahad (31/12), juga akan ada sosialisasi. "Di sana kan ramai masyarakat, kami menargetkan itu," tuturnya.

Selain melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, Pemkot Bogor juga menunjukkan komitmennya dalam memerangi narkoba melalui cara lain. Yakni, pembentukan ketua pokja pelaksana BNK Kota Bogor, membentuk rumah pascarehab dan peningkatan cipta kondisi di akhir tahun bersama jajaran kepolisian.

Wakasat Narkoba Polresta Bogor Kota, AKP Deni Rusnandar, menuturkan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk memerangi narkoba termasuk berkoordinasi dengan BNK Kabupaten Bogor. "Dikarenakan di Rumah Sakit Marzuki Mahdi sudah penuh untuk proses rehabilitasi pengguna narkoba," ucapnya saat ditemui usai Rapat Koordinasi bersama BNK Kota Bogor di BalaiKota Bogor, Senin (18/12) lalu.

Deni menambahkan, Kapolresta Bogor Kota sudah membuat Memorandum of Understanding (MoU) terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ke depan, Deni berkomitmen untuk terlibat lebih aktif lagi dengan melakukan pencegahan dan penegakan hukum hingga melakukan cipta kondisi yang terus ditingkatkan menjelang perayaan Tahun Baru.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA