Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Harga Bawang Putih di Sidoarjo Naik

Selasa 14 Nov 2017 20:48 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pekerja mengangkut bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (17/5).

Pekerja mengangkut bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (17/5).

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, khususnya bawang putih mengalami kenaikan antara Rp 1.000 sampai dengan Rp 2.000 per kilogramnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Fenny Apridawati di Sidoarjo, Selasa, mengatakan saat ini harga bawang putih memang cenderung mengalami kenaikan.

Ia mengemukakan seperti yang terjadi di Pasar Gedangan Sidoarjo, untuk bawang putih jenis kating mengalami kenaikan sebesar seribu rupiah dari Rp 23 ribu naik menjadi Rp 24 ribu setiap kilogramnya."Sementara itu, di Pasar Tulangan Sidoarjo untuk bawang putih jenis kating ini mengalami kenaikan lebih dari Rp 2.000 rupiah," katanya di Sidoarjo, Selasa (14/11).

Ia menjelaskan, selain kenaikan harga komoditas bawang putih, kenaikan juga terjadi pada komoditas lainnya seperti bawang merah yang naik dari Rp 18 ribu setiap kilogram naik menjadi Rp 20 ribu setiap kilogramnya.

"Kami terus melakukan pemantauan harga kebutuhan bahan pokok setiap hari supaya kalau ada kenaikan atau perubahan harga bisa dilakukan langkah antisipasi secepatnya," ujarnya.

Ia mengatakan untuk komoditas lainnya seperti cabai kecil masih cukup stabil yakni Rp 18 ribu setiap kilogramnya, begitu pula dengan telur ayam kampung yang berada di kisaran Rp 19 ribu setiap kilogramnya.

"Untuk harga daging di Pasar Krembung Sidoarjo saat ini harga setiap kilogramnya sebesar Rp96.000 atau masih cukup stabil sampai dengan saat ini," ujarnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur supaya tidak perlu khawatir dengan kondisi harga kebutuhan pokok yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini.

"Karena Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten pendukung Kota Surabaya yang memiliki pasokan dari luar kota yang cukup bagus," ucapnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA