Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Gubernur NTB Pimpin Shalat Ghaib untuk Alm KH Hasyim Muzadi

Jumat 17 Mar 2017 13:50 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Warga membawa keranda jenazah Almarhum KH. Hasyim Muzadi saat proses pemakaman di komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, Jabar.

Warga membawa keranda jenazah Almarhum KH. Hasyim Muzadi saat proses pemakaman di komplek Pondok Pesantren Al-Hikam, Depok, Jabar.

Foto: Yasin Habibi/ Republika

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi memimpin pelaksanaan shalat ghaib atas wafatnya KH Hasyim Muzadi seusai shalat Jumat di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Kota Mataram.

"Shalat ghaib ini cara yang pernah dilakukan Rasulollah untuk shalat jenazah yang jauh dari jemaah. Bahkan, beberapa kali Rasulollah juga menshalatkan sahabatnya yang wafat," kata TGH Muhammad Zainul Majdi sebelum melaksanakan shalat ghaib, Jumat (17/3).

Dalam pelaksanaan shalat ghaib ini, Gubernur NTB bertindak sebagai imam sekaligus membacakan doa untuk almarhum KH Hasyim Muzadi yang telah di makamkan di Pondok Pesantren Al Hikam Depok, Jawa Barat, Kamis (16/3).

Ribuan jemaah yang hadir di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, Kota Mataram juga ikut dalam pelaksanaan shalat ghaib tersebut, termasuk anggota DPR RI yang juga sekaligus Ketua Umum PPP Romahurmuzi.

Sebelum pelaksanaan shalat ghaib, Romahurmuzi juga didaulat menjadi khatib dan imam pada pelaksanaan shalat Jumat. Pelaksanaan shalat ghaib untuk almarhum KH Hasyim Muzadi juga dilakukan para santri dan ulama di NTB, sejak Kamis (16/3) malam.

Salah satunya di Pondok Pesantren Al-Manshuriyah Ta'limusshibyan, Bonder, Kabupaten Lombok Tengah. Ketua PWNU NTB TGH Ahmad Taqiuddin Mansur menyerukan seluruh warga NU di daerah itu untuk melaksanakan shalat ghaib atas wafatnya KH Hasyim Muzadi.

"Kita ikut berbelasungkawa dan serukan agar umat Islam, mulai santri hingga ulama untuk shalat ghaib," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Al-Manshuriyah Ta'limusshibyan, Bonder, Kabupaten Lombok Tengah itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA