Senin, 11 Syawwal 1439 / 25 Juni 2018

Senin, 11 Syawwal 1439 / 25 Juni 2018

154.565 Wisatawan Kunjungi Kawah Ijen

Kamis 29 Desember 2016 18:45 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Kawah Ijen di Jawa Timur.

Kawah Ijen di Jawa Timur.

Foto: Dok: Indonesia Travel

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Pengunjung Taman Wisata Alam Kawah Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi-Bondowoso, Jawa Timur, sejak Januari hingga November 2016 mencapai 154.565 wisatawan.

"Sebanyak 154.565 wisatawan yang berkunjung ke Kawah Ijen terdiri dari 4.267 wisatawan mancanegara dan sebanyak 150.298 wisatawan nusantara," kata Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Agus Ngurah Krisna di Kantor BKSDA setempat di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (29/12).

Berdasarkan data BKSDA Wilayah III tercatat jumlah kunjungan Gunung Ijen terbanyak untuk wisatawan mancanegara sebanyak 7.636 orang pada bulan Agustus 2016, sedangkan untuk wisatawan nusantara atau domestik terbanyak pada bulan Juli 2016 sebanyak 23.607 orang.

"Kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara di Kawah Ijen mengalami peningkatan setiap tahunnya karena objek wisata tersebut merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Jawa Timur," ujarnya.

Pada tahun 2015, tercatat jumlah kunjungan wisatawan yang mendaki Gunung Ijen sebanyak 150.561 orang dengan rincian wisatawan domestik sebanyak 124.132 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 26.429 orang.

Biasanya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kawah Ijen paling banyak pada bulan Agustus dan Oktober yang didominasi dari warga negara Prancis dan Belanda yang menyukai wisata khusus seperti pendakian. "Ada tiga kategori kunjungan wisata ke Kawah Ijen yakni untuk rekreasi, penelitian, dan pendidikan, sehingga kami akan memberikan izin kepada wisatawan sesuai dengan kebutuhannya," jelasnya.

Taman Wisata Alam Ijen masuk dalam wilayah cagar alam dengan luas 2.560 hektare yang memiliki danau yang besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang yang mempesona.

"Fenomena 'blue fire' di Kawah Ijen masih menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk bisa melihat keindahan alam yang eksotis tersebut, sehingga tidak heran jumlah pendaki asing dan domestik yang berkunjung ke sana meningkat setiap tahun," ujarnya.

Sementara salah seorang wisatawan asal Surabaya Wisnu mengaku tertarik dengan fenomena 'blue fire' di Kawah Gunung Ijen yang selama ini sering dibicarakan di media sosial dan pengalaman wisatawan yang sudah datang ke sana.

"Saya bersama istri penasaran dengan fenomena alam tersebut, sehingga memutuskan untuk mendaki Gunung Ijen pada saat liburan panjang. Alhamdulillah kami berhasil naik hingga puncak dan pemandangannya sangat luar biasa, sehingga rasa capek saat mendaki langsung hilang seketika," tuturnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES