Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Tidak Luput dari Bencana, Kota Bandung Harus Segera Bentuk BPBD

Ahad 21 Des 2014 17:52 WIB

Rep: C63/ Red: Bayu Hermawan

Angin Puting Beliung yang melanda wilayah Bandung Timur

Angin Puting Beliung yang melanda wilayah Bandung Timur

Foto: twitter @Sutopo_BNPB

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Musibah angin puting beliung yang melanda Kota Bandung Kamis (18/12) membuktikan bahwa Kota Bandung tidak luput dari bencana alam meskipun sebagai Kota metropolitan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Haryadi mengatakan perlu segeranya dibentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung yang belum ada hingga saat ini.

Sebab beberapa wilayah di Kota Bandung masuk dalam garis bencana alam angin puting beliung. Sehingga, adanya BPBD di Kota Bandung diharapkan dapat berfungsi maksimal.

"Nah ini yang menyulitkan, harusnya dibentuk semua kabupaten dan kota," kata dia di lokasi Puting Beliung di Cipadung Wetan, Panyileukan, Kota Bandung, Jumat (19/12).

Ia mengatakan ketiadaan BPBD di suatu wilayah akan menyulitkan saat koordinasi bencana alam terjadi. Hal itu karena, adanya BPBD akan membuat koordinasi berlangsung maksimal.

"Saat bencana BPBD akan turun, kalau enggak kita bisa liat seperti ini sporadis, bantuan Pusat bisa masuk kalau ada BPBD juga," ujarnya.

Sebab, Haryadi menambahkan fungsi adanya BPBD sangat bersinggungan dengan kebutuhan hak dasar masyarakat. Selain itu juga adanya BPBD dapat memberikan pelatihan kepada warga mengenai penanganan dini bencana alam.

"Fungsi ini adalah hak dasar pada akhirnya, karena pelayanan bidang kebencanaan itu adalah hak dasar masyarakat, karena masyarakat harus aman dan nyaman," katanya.

Ia menambahkan saat ini ancaman bencana alam akan terus terjadi di sekitar Bandung Raya termasuk Kota Bandung. Meski terbebas dari bencana longsor, Kota Bandung tetap harus antisipasi akan adanya angin puting beliung yang masuk dalam garis rawan.

"Kota Bandung ini angin, ancaman angin disini, mungkin longsor susah, banjir cileuncang juga ada, gimana sama bangunan tinggi, saya pikir tetap perlu pengamanan evakuasi, jd ini harus diperhatikan," jelasnya.

 

Sementara anggota Fraksi Hanura DPRD Kota Bandung Endun Hamdun mengatakan untuk pembentukan BPBD Kota Bandung sudah dikoordinasikan segera. Pihaknya berharap, pembentukan dapat dilakukan secepatnya di 2015 termasuk persiapan anggaran dan semacamnnya.

Selain itu, anggaran untuk kebencanaan alam juga akan ditambah dari anggaran tahun-tahun sebelumnya. "Dorongan untuk membuat BPBD perlu segera dibentuk, juga terkait anggarannya, dua lipatnya kita tambahkan, kami dari Dewan akan menambah, sekarang Rp5 miliar," ujar dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA