Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Waspada Copet Berkedok Penumpang

Jumat 02 Aug 2013 11:39 WIB

Red: Hazliansyah

Pencopetan (ilustrasi) foto : kerjadibali.com

Pencopetan (ilustrasi) foto : kerjadibali.com

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Koordinator Posko Mudik Lebaran di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara (Malut) Takwin Masuku meminta kepada para pemudik yang akan menggunakan jasa transportasi laut melalui pelabuhan itu mewaspadai aksi copet.

"Para pencopet biasanya memanfaatkan kepadatan pemudik saat naik atau turun dari kapal dalam melakukan aksinya, jadi kami meminta kepada para pemudik untuk mewaspadai hal itu," katanya di Ternate, Jumat.

Menurut dia, petugas Posko Mudik Lebaran di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate sebenarnya sudah melakukan berbagai langkah untuk mencegah aksi copet atau tindak kriminal lainnya di pelabuhan, di antaranya dengan cara hanya menginjinkan calon penumpang yang memegang tiket untuk masuk ke terminal pelabuhan.

Tetapi langkah itu, kata Takwin, belum bisa sepenuhnya mencegah aksi copet di pelabuhan, karena tidak terutup kemungkinan para pencopet juga sengaja menjadi penumpang resmi kapal untuk mempermudah mereka dalam melakukan aksinya.

Ia mengatakan, para pemudik harus ikut berikhtiar untuk terhindar dari aksi copet, seperti hanya membawa uang secukupnya dan tidak memakai perhiasan emas berlebihan serta selalu mengawasi barang bawaannya.

"Kalaupun terpaksa membawa uang banyak atau perhiasan dan barang berharga lainnya, sebaiknya diatas kapal menitipkannya ditempat penitipan barang yang telah disiapkan oleh kapal agar aman selama pelayaran," katanya.

Pelabuhan Ahmad Yani Ternate merupakan jalur utama pemudik yang menggunakan transportasi laut untuk tujuan luar Malut. Di pelabuhan ini ada empat kapal pelni yang singga setiap minggunya untuk tujuan Wilayah Indonesia Timur dan Wilayah Indonesia Barat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA