Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Ini Konsep Universitas 4.0 bagi UBSI

Kamis 11 Oct 2018 22:47 WIB

Red: Irwan Kelana

Penyampaian konsep pembelajaran universitas 4.0.

Penyampaian konsep pembelajaran universitas 4.0.

Foto: Dok UBSI
Perguruan tinggi harus melakukan resolusi di berbagai lini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BSI yang saat ini telah  bertransformasi menjadi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), menggelar seminar tentang konsep dan strategi pengelolaan perguruan tinggi menghadapi era disruptif. Seminar yang  mengundang nara sumber  Prof Marsudi Wahyu Kisworo itu diadakan  di kampus UBSI, Jakarta, Selasa (9/10).

Di hadapan para pimpinan UBSI yang hadir, Prof Marsudi Wahyu Kisworo mengatakan,  perguruan tinggi ke depannya dalam menghadapi era revolusi 4.0 harus melakukan resolusi di berbagai lini. Salah satunya  dengan konsep Pembelajaran Universitas 4.0.

“Konsep universitas 4.0 ini sebagai konsep revolusi pembelajaran masa depan. Mengingat laju perubahan era revolusi 4.0 yang lanjunya masif berkembang dengan cepat. Apabila kita tidak ingin tertinggal, terlebih tergerus dengan dampak era revolusi 4.0 yang disrupsinya luar biasa. Sudah saatnya perguruan tinggi di Indonesia harus berevolusi metode pembelajarannya, tidak terkecuali UBSI,” kata Prof Marsudi.

Marsudi menambahkan, langkah yang harus dilakukan oleh UBSI adalah dengan memahami strategi menuju universitas 4.0. Menurutnya, strategi yang dilakukan terbagi menjadi empat  revolusi, yaitu: 1). Revolusi struktural, meliputi model bisnis dan kurikulum; 2). Revolusi akreditasi, meliputi degree fkexibility dan university business partnerships; 3). Revolusi mengajar, meliputi massive learning dan digital culture; serta 4). Revolusi cara belajar, meliputi ubiquitus learning, DIY learning,  dan inverted Bloom's taxonomy.

 

“Keempat revolusi tersebut harus dipahami oleh seluruh jajaran pimpinan UBSI,  jika ingin menjadi univeritas 4.0 dalam menghadapi era revolusi 4.0. Tentunya, perubahan ini harus disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia,” kata Marsudi.

Pada kesempatan yang sama, Marsudi juga menyampaikan ucapan selamat kepada BSI yang telah berubah menjadi universitas. Selain itu juga menjadi universitas presence pertama di Indonesia.

“Selamat kepada BSI yang menjadi universitas multi presence pertama di Indonesia. Dan ke depannya, mudah-mudahan akan menjadi universitas 4.0 pertama di Indonesia,” kata Marsudi.

Ketua BPH Yayasan BSI, Naba Aji Notoseputro, mengatakan konsep universitas 4.0 ini sejalan dengan perubahan BSI menjadi universitas. Ke depannya tidak menutup kemungkinan UBSI akan menerapkan konsep universitas 4.0, sebagai kampus masa depan.

“UBSI ke depannya akan mengalami perubahan-perubahan cukup masif dalam menghadapi era revolusi 4.0. Tidak menutup kemungkinan, UBSI pun akan menerapkan konsep universitas 4.0, tentunya dengan menyesuaikan peraturan-peraturan yang berlaku di Indonesia. Perubahan-perubahan yang akan membawa UBSI menjadi lebih baik ini, tentunya sebagai upaya dalam menciptakan lulusan yang berkualitas dan kompeten,” kata Naba.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA