Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

UBSI Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional

Selasa 02 Oct 2018 21:53 WIB

Red: Irwan Kelana

Mahasiswa UBSI meraih prestasi di Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional.

Mahasiswa UBSI meraih prestasi di Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional.

Foto: Dok UBSI
Tim mahasiswa UBSI bersaing dengan 10 tim perwakilan PTN maupun PTS se-Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) meraih juara harapan pertama  di  ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional yang dilangsungkan di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (29/9).

Siaran pers UBSI yang diterima Republika.co.id, Selasa (2/10) menyebtkan, Tim UBSI diwakili oleh Ayu Syawari Lestari, Karina Tara Chikita, dan Aditia Maulana. Mereka mengusung  karya tulis ilmiah berjudul “Perbandingan Metode Inqury dan Quantum Teaching Dalam Mewujudkan Indonesia Cerdas 2045”. Melalui gagasan tersebut, mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi UBSI ini berhasil meraih juara harapan pertama.

Ketiganya berhasil bersaing dengan 10 tim perwakilan universitas negeri maupun universitas swasta se-Indonesia di babak final. Pada babak final ini ketiganya mempresentasikan gagasan yang diusulkan di hadapan dewan juri.

Mereka berhasil meyakinkan dewan juri akan manfaat mengenai perbandingan Inqury dan Quantum Teaching pada siswa SMA jurusan IPA. Sehingga ketiganya mampu meraih juara harapan pertama. Sedangkan untuk juara pertama  diperoleh Universitas Institute Teknologi berbagai universitas-universitas ternama se-Indonesia. Tentunya, pasti diunggulkan,” kata Ayu.Sepuluh November Surabaya;  juara kedua  Universitas Brawijaya dan juara ketiga  Universitas Negeri Semarang.

photo

Tim UBSI bersama ketiga tim universitas lainnya yang menjadi juara di Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) 2018.

Ketua Tim, Ayu Syawari Lestari mengungkapkan rasa senangnya atas prestasi yang telah diraih. “Mulanya kami tidak menyangka bisa menjadi lima  tim terbaik, tepatnya bisa meraih gelar harapan pertama. Hal itu mengingat saingan kami adalah tim-tim yang hebat, baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta,” tuturnya.

Walaupun seperti itu, lanjut Ayu, dari awal proses seleksi hingga menjadi finalis, tim UBSI selalu berusaha maksimal dan memberikan yang terbaik. Ia yakin bahwa mahasiswa UBSI juga memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi.

“Kami senang telah dipercaya untuk mewakili UBSI di  ajang LKTI ini. Kami juga berterima kasih kepada UBSI karena memberikan dukungan penuh kepada kami. Ke depannya, kami juga berharap rekan-rekan mahasiswa UBSI lainnya untuk lebih berani mengembangkan keilmuannya dan berani untuk mengikuti lomba-lomba seperti yang kami ikuti sekarang ini. Jangan pernah takut gagal sebelum mencobanya,” ujar Ayu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA