Selasa 19 Aug 2014 15:36 WIB

Waspadai Penyakit Kaki Gajah

Para petugas sedang memberikan obat penyakit kaki gajah kepada warga usai pencanangan pengobatan massal penyakit kaki gajah (Filariasis) dilakukan serentak untuk masyarakat wilayah kota Depok, di Komplek Marinir Rangkapan Jaya Baru, Depok,
Foto: Antara
Para petugas sedang memberikan obat penyakit kaki gajah kepada warga usai pencanangan pengobatan massal penyakit kaki gajah (Filariasis) dilakukan serentak untuk masyarakat wilayah kota Depok, di Komplek Marinir Rangkapan Jaya Baru, Depok,

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA PEMBUANG -- Masyarakat Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah diminta waspada terhadap penyebaran penyakit kaki gajah, dan bila merasakan gejalanya segera melapor ke petugas Puskesmas.

Berdasarkan hasil penelitian, satu persen dari 100 sampel darah penduduk Kabupaten Seruyan diketahui mengandung virus mikro filariasis yang menyebabkan penyakit kaki gajah, kata Kepala Dinas Kesehatan Bahrun Abbas di Kuala Pembuang, Selasa.

"Selain itu juga harus mewaspadai penyebaran penyakit yang menimbulkan cacat fisik ini, karena Seruyan berada didua kabupaten yang merupakan daerah endemis filariasis, yakni Kotawaringin Barat dan Kabupaten Kotawaringin Timur," jelasnya.

Ia menambahkan, pada 2009 di Kabupaten Seruyan ditemukan 12 kasus penyakit kaki gajah dan semua kasus tersebut ditemukan di Kecamatan Hanau yang merupakan daerah endemis Filariasis. "Pada 2014 baru ditemukan dua kasus penyakit kaki gajah. Kami terus berupaya mencegah penyebarannya, mulai tahun depan selama lima tahun berturut-turut pemerintah akan melakukan pengobatan secara massal," katanya.

Meski kasus penyakit kaki gajah cenderung menurun, Dinas Kesehatan berharap masyarakat waspada sebab penyakit yang bersifat kronis ini akan cacat permanen berupa pembesaran pada kaki, lengan, dan alat kelamin apabila tidak mendapat pengobatan.

"Akibatnya penderita tidak dapat bekerja secara optimal bahkan hidup tergantung dengan orang lain sehingga menjadi beban keluarga, masyarakat dan negara," katanya.

Ia menjelaskan, gejala klinis penyakit kaki gajah di antaranya demam berulang, timbulnya bintik-bintik merah di seputar paha dan terjadi gatal-gatal berkepanjangan pada kaki. "Gejala penyakit ini adalah menderita demam dua kali sebulan atau rutin setiap bulan, kemudian timbul benjolan pada paha dan ketiak tanpa luka. Jika dirasakan ada gejala seperti itu segera periksa ke dokter terdekat," demikian Bahrun Abbas.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement