Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Mutiara Terpendam 'Adonara' (Habis)

Ahad 03 Aug 2014 01:40 WIB

Red: Agung Sasongko

Kebun Sorgum di Adonara.

Kebun Sorgum di Adonara.

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Pulau Pasir Putih itu letaknya tak jauh dari Nuha Watanpeni, sebuah pulau kecil yang terletak di bagian kiri, dan sebuah pulau kecil lainnya di sebelah kanan yang hanya dihuni kawanan kelelawar dalam jumlah yang sangat banyak.

"Masyarakat setempat menyebutnya dengan Pulau Kelelawar, karena hanya dihuni oleh ribuan kelelawar," kata Kasman dan menambahkan pulau tersebut sering dikunjung wisatawan asing yang datang dengan menggunakan perahu layar atau menyewa perahu milik nelayan di sekitar Dusun Meko yang merupakan bagian dari teritori Desa Pledo.

Setiap akhir pekan atau pada musim libur, Pulau Pasir Putih juga dikunjungi banyak wisatawan. "Terkadang mereka bermalam dan berhari-hari di pulau tersebut dengan berteduh di bawah tenda payung yang dibuatnya," katanya menjelaskan.

Sementara pulau kecil yang terletak di bagian kiri Pulau Pasir Putih atau lebih populer dengan sebutan Nuha (pulau kecil) Watanpeni, hanya dihuni seorang nelayan asal Buton, Sulawesi Tenggara.

"Nuha Watanpeni semacam tempat peristirahatan nelayan asal Buton tersebut setelah lelah mencari ikan dan biota laut lainnya di sekitar gugusan pulau kecil yang terletak di ujung timur Pulau Adonara tersebut," kata Kasman yang juga eks pensiunan Kantor BKKBN Timor Timur semasa Indonesia itu.

Gubernur Lebu Raya yang didampingi Wakil Bupati Flores Timur Valentinus Tukan, Kepala Biro Keuangan Setda NTT Elias Hali Lanan, Kepala Dinas Nakertrans NTT Simon Tokan dan Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan NTT Marcelinus Tupen Masan, hampir setengah jam lamanya menikmati pesona alam dari atas Pulau Pasir Putih tersebut.

Gubernur Lebu Raya mengakui bahwa Pulau Adonara memiliki pesona pariwisata yang sangat menjanjikan, namun belum digarap secara maksimal oleh institusi pemerintah setempat sebagai sebuah sumber pendapatan bagi daerah.

"Labuan Bajo di ujung barat Pulau Flores menjadi sangat terkenal lewat Sail Komodo, karena faktor promosi serta nilai jual pariwisata yang dimiliki daerah tersebut. Kenapa Adonara yang sudah dikenal sebagai pulau romantis karena kaya dengan objek wisata pantai, tidak dikelola menjadi sebuah sumber pendapatan bagi daerah," katanya dalam nada tanya.

Ia mengharapkan dinas berkompoten memainkan perannya dalam mempromosikan objek wisata yang tersebar di berbagai lokasi di Pulau Adonara, seperti Pulau Pasir Putih yang sudah lama dikunjungi wisatawan asing ketimbang orang Adonara sendiri serta masyarakat Flores Timur pada umumnya.

"Saya juga baru pertama kali ke Pulau Pasir Putih ini, setelah mendapat laporan dari WWF soal keindahan alam serta aneka ragam taman laut yang begitu memesona mata di sekitar gugusan kepulauan Pasir Putih," kata Gubernur Lebu Raya.

Pesona wisata di Pulau Adonara, memang sangat menjanjikan, namun kepedulian pemerintah Kabupaten Flores Timur akan manfaat pariwisata tampak masih rendah, sehingga membiarkan potensi wisata tersebut seakan merana sepanjang masa, dan belum sempat memikirkannya untuk menjadikannya sebagai sumber pendapatan bagi daerah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA