Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Partai Demokrat Mendekat ke Jokowi?

Kamis 17 Jul 2014 17:13 WIB

Red: Esthi Maharani

Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin

Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin

Foto: Tahta Aidilla/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrat yang tidak ikut menandatangani koalisi permanen kubu Prabowo-Hatta memunculkan spekulasi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu mendekati kubu Jokowi-JK.

Namun, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin tak memberikan penegasan terkait isu tersebut. Ia mengatakan proses bergabung atau tidaknya Partai Demokrat ke salah satu kubu tidak bisa secara tiba-tiba.

"Saya kira mendekat atau didekati itu kan suatu proses. Kita tidak mau tiba-tiba begitu saja," katanya, Kamis (17/7).

Apalagi ketua umum PD masih dipegang oleh SBY yang tak lain adalah Presiden. Karena itu, tindakan PD pun harus juga memikirkan dampak pada posisi presiden.

"Kebetulan Ketua Umum Demokrat ini Presiden kan, jadi saya kira Demokrat pun juga harus, secara bijaksana memperhatikan perilakunya untuk jaga keseimbangan itu," katanya.

Ia mengatakan PD akan tetap menghormati presiden terpilih. Amir juga berharap kedua capres membuktikan komitmennya untuk lebih mencintai rakyat daripada diri sendiri dengan menghormati hasil penghitungan resmi KPU.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA