Hikmah Ramadhan Bagi Ekspatriat Thailand di UAE

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Djibril Muhammad

 Selasa 08 Jul 2014 16:45 WIB

Kewajiban puasa seiring sejalan dengan kewajiban shalat dan ibadah lainnya. Foto: Republika/Tahta Aidilla Kewajiban puasa seiring sejalan dengan kewajiban shalat dan ibadah lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Islam adalah agama yang paling besar di Thailand setelah Budha. Setidaknya 11 juta dari 68 juta penduduk bangsa di Asia Tenggara itu, khususnya di Semenanjung Indocina adalah Muslim.

Sejumlah besar Muslim di Thailand berada di wilayah selatan dan dekat perbatasan Malaysia. Mereka ada di seluruh negeri dan sebagiannya ada di ibu kota Bangkok. ROLers, berikut adalah komentar para ekspatriat Thailand di Uni Emirat Arab (UAE), dilansir dari the Gulf Today, Selasa (8/7).

"Ramadhan itu mirip dengan tradisi besar di agama lain. Bulan suci ini adalah waktu bagi Muslim untuk lebih dekat dengan Tuhan Kami, Allah. Aku merasa diberkati pada Ramadhan ini karena ini adalah waktu mengabdi kepada Allah, semua pekerjaan diawali dan diakhiri dengan doa. Kami berdoa lebih banyak, membaca Alquran lebih banyak, dan terima kasih atas bulan yang penuh berkah ini," ujar Wakil Konsul Thailand Trade Centre, Supaporn Wan A-Loh.

Konsulat Jenderal Kerajaan Thailand, Chalee Heemin menilai Ramadhan adalah bulan yang disambut baik oleh setiap Muslim di dunia.

"Di Thailand, ini adalah waktu untuk membangun kembali hubungan dalam keluarga. Keluarga begitu bersemangat untuk tinggal di rumah dan berbuka puasa bersama. Sang Ayah pulang lebih awal dari kantor. Putri mereka membantu ibu memasak makanan. Putra membantu ayah merapikan meja makan. Di lain waktu, ada juga keluarg yang mengundang tetangga untuk berbuka puasa bersama," ujarnya.

Sekretaris Thailand Trade Center, Kalanyoo Ammaranon menilai Ramadhan adalah perayaan Islam yang membuat orang banyak menyisihkan kebiasaan buruknya dan menahan diri melakukan hal-hal yang dilarang agama. Mereka lebih banyak bersedekah, seperti berbagi makanan kepada orang yang tak mampu, tidak berbohong, menipu, memfitnah, bergosip, serta bersaksi palsu," ujarnya.

Ya, Ramadhan mendorong Muslim untuk mendekatkan diri pada Allah dengan berpuasa disiang hari. Ini membantu kita untuk memahami orang miskin dengan cara yang lebih nyata. Doa-doa khusus pada waktu tarawih dan membaca Alquran adalah sebagian perbuatan baik yang amalannya berlimpah dibulan ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X