Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Berbuka dalam Nuansa ARAB DAN MEKSIKO

Ahad 29 Jun 2014 16:00 WIB

Red: operator

Setelah seharian menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu, bolehlah sesekali ber wisata kuliner saat berbuka.Bagaimana jika kita bertualang rasa ke Amerika Latin, tepatnya Meksiko? Tak cuma terkenal dengan bu dayanya yang unik, Meksiko juga memiliki banyak makanan enak yang patut Anda nikmati.

Tak perlu repot dan jauh-jauh terbang ke Meksiko untuk mengecap nikmatnya ragam olahan khas Meksiko. Sebab, di Jakarta pun terdapat restoran yang menyajikan menu autentik negeri itu. Melangkahlah ke  Restoran Bengawan di Keraton at The Plaza, sa lah satu Luxury Collection Hotel, di Jakarta.

Awalnya, restoran ini lebih banyak menyajikan menu-menu Indonesia dan internasional. Tapi kini, tempat bersantap yang berada di jantung Kota Jakarta itu lebih fokus pada menu khas Meksiko. Jangan khawatir, meski berada di Indonesia, restoran ini menyajikan menu-menu Meksiko dengan cita rasa yang asli. Seorang chef andal asal Meksiko, Lamberto Valdez Lara, menjadi sosok penting di balik hadirnya menu-menu autentik dari Negeri Sombrero tersebut.

Bukan tanpa alasan jika restoran ini berpindah haluan menjadi “spesialis” Meksiko. Menurut Fiona  Budihardja, Ma najer Komunikasi dan Pemasaran Restoran Bengawan, banyak permintaan terhadap menu-menu autentik Meksiko. Selain itu, belum banyak restoran di Jakarta yang menyajikan sajian Meksiko dengan cita rasa yang  benar-benar asli.

Sopa de tortilla atau sup tortilla merupakan sajian pembuka yang bisa Anda pilih. Chef di restoran ini mema dukan ayam, alpukat, tortilla, dan krim asam pasilla chili untuk membuat hidangan berkuah tersebut.

Secara etimologi, tortilla berasal dari kata “torta” yang berarti kue bundar. Di Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Serikat, dan Kanada, tortilla adalah roti pipih bundar tanpa ragi yang terbuat dari jagung giling atau gandum. Sejarah mencatat, tortilla dari gandum merupakan hasil inovasi setelah terigu dibawa ke “dunia baru” dari Spanyol. Dunia baru yang dimaksud, yakni daerah-daerah yang kala itu masih menjadi jajahan Spanyol.

Secara kasat mata, tortilla gandum sangat mirip dengan roti tanpa ragi yang terkenal di negara-negara Arab, Mediterania Timur, dan Asia Selatan walaupun lebih tipis dan lebih kecil ukurannya.

Jika kurang berselera dengan sup tortilla, jatuhkan pilihan Anda pada guacamole. Sajian pembuka khas Meksiko ini dibuat dari alpukat dan dinikmati bersama nachos. Apa pula nachos? Ini adalah makanan khas Meksiko yang terbuat dari keripik tortilla. Selain digunakan sebagai sajian pelengkap, nachos juga bisa dinikmati sebagai camilan—biasanya dimakan dengan keju cair di atasnya.

Kini, tibalah menyantap menu utama. Tersedia beberapa pilihan, di antaranya taco dan fajitas. Selain nachos, taco merupakan makanan khas lain dari Meksiko yang telah mendunia. Bentuk dan cita rasanya yang unik pasti membuat siapa saja tergoda untuk mencobanya.

Seperti apa rupa taco? Makanan ini terdiri atas gulungan atau lipatan tortilla yang diisi dengan beragam masakan. Nah, isian ini tentu bisa dibuat bervariasi. Bisa dari daging ayam, sapi atau daging kambing. Sedangkan, untuk para vegetarian, isian bisa dibuat dari aneka sayuran.

Nikmati pula quesadilla. Makanan ini berupa crepes tebal yang diisi dengan paduan daging ayam, sapi, dan sayuran. Pada pengujung acara berbuka, Anda bisa mencicipi beragam sajian manis nan legit khas Meksiko.

Cita rasa Arab Khusus pada Ramadhan ini, pengunjung Restoran Bengawan juga bisa
menikmati hidangan ala Timur Tengah. “Menu khas Timur Tengah akan di suguhkan mulai hari pertama puasa,” kata Fiona di Jakarta, Kamis (26/6).

Jika biasanya Anda memulai berbuka dengan takjil khas Indonesia, seperti kolak atau rucuh buah, kini cobalah cicipi takjil-takjil bercita rasa Timur Tengah. Sebut saja misalnya, umm ali. Ini adalah penganan tradisional dan sangat populer di Mesir.

Kudapan tersebut dibuat dari paduan puff pastry dan bahan-bahan lain, seperti kacang-kacangan, buah-buahan kering, susu, dan whipped cream. Semua bahan dicampur, lalu dimasukkan ke loyang, dan dipanggang di oven. Whipped cream biasanya di tam bahkan sebagai topping sebelum dipanggang. Bagi masyarakat Mesir, umm ali merupakan sajian istimewa. Ia biasanya hadir di setiap perayaan dan hari-hari besar  keagamaan.

Selain umm ali, Anda pun bisa menikmati takjil populer lainnya, yakni baklava. Baklava adalah kudapan yang berasal dari Turki dan daerah-daerah yang dulu dikuasai Kekaisaran Turki Utsmani. Makanan bercita rasa gurihmanis ini dibuat dari kacang-kacangan (bisa kacang walnut atau pistachio), buah-buahan kering yang dicincang dan diberi cita rasa manis, lalu di bungkus adonan tipis semacam pastry. Menyantap baklava bersama teh manis hangat akan menjadi cara nikmat untuk mengawali buka puasa.

Setelah menikmati takjil, lanjutkan petualangan kuliner Anda dengan menyantap sajian utama khas Arab. Salah satunya, sambousek keju. Di Arab Saudi, sambousek dikenal sebagai kue boneka goreng. Melihat tampilan dan cita rasanya, sambousek mirip dengan panada atau pastel. Isiannya bisa berupa campuran daging dan sayuran, lalu dibungkus dengan kulit yang terbuat dari adonan tepung. Kebab, yang merupakan sajian kondang dari Tanah Arab, juga bisa Anda nikmati. rep:c73 ed: wachidah handasah

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA