Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Geng Motor Serang RS di Makassar

Ahad 13 Apr 2014 23:03 WIB

Red: Joko Sadewo

Geng motor, ilustrasi

Geng motor, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Kebrutalan geng motor Makassar sudah semakin meresahkan masyarakat, setelah menyerang dan merampok warga, minimarket, kini mereka kembali menyerang Rumah Sakit Umum Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

"Kami menerima kabar kalau mereka kembali beraksi di Rumah Sakit Dr Wahidin dan anggota dari polsek setempat juga sudah menangani kasus ini," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Makassar Kompol Mantasiah di Makassar, Ahad (13/4).

Ia mengatakan, berdasarkan kronologi kejadian yang dikumpulkan anggota di lokasi kejadian jika para pelaku datang dengan jumlah cukup banyak dan menyerang serta merusak fasilitas rumah sakit.

Dia menyebutkan, salah seorang rekan pelaku yang terkena pecahan kaca membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun karena ditegur oleh pihak sekuriti, mereka kemudian melakukan penyerangan secara membabi buta.

Penyerangan itu dilakukan karena para anggota geng motor ini tidak memarkirkan kendaraannya secara teratur dan rapih, sehingga ditegur oleh pihak sekuriti dan memintanya untuk memarkirnya dengan baik.

"Mereka hanya ditegur untuk memarkir kendaraan secara baik, tetapi itu tidak diterima oleh para pelaku hingga akhirnya mereka menyerang para sekuriti serta melempari rumah sakit dengan batu serta anak panah," katanya.

Akibat penyerangan itu, sejumlah fasilitas yang ada di rumah sakit menjadi rusak, kaca-kaca dan pintu pecah karena lemparan batu yang dilakukan oleh banyak orang.
"Pada saat geng motor itu ditegur, mereka tersinggung merasa bahwa rekannya tidak dilayani oleh dokter sehingga anggota geng motor itu menyerang rumah sakit dengan menggunakan batu dan busur kemudian melarikan diri," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA