Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Waduh, Beras Subang Mengandung Klorin

Senin 31 Mar 2014 18:39 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Maman Sudiaman

Beras

Beras

Foto: sragen.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Ini temuan dari Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lembaga pemerintah di daerah ini melansir bahwa kandungan residu dan klorin (zat pemutih) dalam beras yang dihasilkan oleh petani Subang dan Karawang tinggi.

Kandungan klorin dan residu di dua wilayah itu, di atas 0,06 ppm. Sehingga, beras yang dikonsumsi masyarakat ini sangat berbahaya. Apalagi, bila dikonsumsi secara terus menerus.

Kabid Sumber Daya Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Subang, Hendrawan, mengatakan, pihaknya telah melakukan penelitian. Dengan membawa sejumlah sampel beras yang dihasilkan petani Subang dan Karawang. Beras tersebut, diuji di Laboratorium Agrokimia Lembang. Ternyata, hasilnya mencengangkan. Kandungan residu dan klorin dari beras tersebut cukup tinggi. Yakni, di atas 0,06 ppm. Padahal, yang batas ambang maksimalnya 0,05 ppm.

"Jadi, nasi yang kita konsumsi ini berbahaya," ujarnya, kepada ROL, Senin (31/3).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA