Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Unand-Mitra Kerinci Kembangkan Komoditas Perkebunan

Kamis 13 Mar 2014 12:29 WIB

Red: Julkifli Marbun

Universitas Andalas

Universitas Andalas

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat, dan PT Mitra Kerinci menjalin kerja sama pengembangan komoditas perkebunan mulai 2014.

"Kerja sama ini ditandai penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor Unand dengan Direktur PT Mitra Kerinci pada Rabu (13/3)," kata Wakil Rektor Unand Bidang Kerja Sama Helmi di Padang, Kamis.

Dia menjelaskan kerja sama komoditas pekebunan ini lebih menitikberatkan pengembangan teh dan kacang macademia. Unand akan berperan dalam penciptaan terobosan baru pada varian teh baru dengan kualitas tinggi.

Ia menjelaskan, Unand bersama PT Mitra Kerinci akan melakukan berbagai riset penelitian untuk mewujudkan varian teh baru tersebut yang akan berlanjut pada pengembangan dalam sebuah kebun.

"Ini mengingat PT Mitra Kerinci merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang perkebunan teh di daerah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat," katanya.

Bahkan, katanya lebih lanjut, hasil produksi yakni teh hijau bisa dikatakan penyumbang terbesar untuk minuman teh kemasan di Indonesia.

"Apabila kolaborasi ini berjalan sesuai rencana, nantinya akan ada jenis teh lain dengan konsumsi rasa yang khas dan berbeda," katanya.

Selain teh, ungkapnya, kerja sama ini juga bertujuan untuk mengembangkan lebih luas budidaya kacang Macademia.

Kacang yang memiliki julukan kacang terlezat di dunia ini memiliki potensi ekonomi yang menguntungkan bagi provinsi jika terus dibudidayakan.

Di PT Mitra Kerinci, sebutnya, kacang Macademia ini baru dihasilkan dari 1.000 pohon.

Dengan semakin banyaknya peminat kacang ini tentunya dengan jumlah pohon tersebut belum bisa memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia, katanya.

"Sementara pusat terbesar penghasil kacang Macademia ini terletak di Solok Selatan ini," katanya.

"Dengan adanya kerja sama ini, nantinya ilmuwan Unand dapat meningkatkan pengembangan dari kacang ini," imbuhnya.

Sementara itu Direktur PT Mitra Kerinci Agung Primanto Murdanoto mengatakan bahwa latar belakang dari kerja sama ini berasal dari kunjungan dan tawaran dosen Unand untuk mengembangkan kacang Macademia di Solok Selatan.

"Namun hal ini berkembang menjadi pemikiran bagi perusahaan untuk memanfaatkan tawaran ini dalam bentuk kerjasama lainnya," katanya.

Adanya reputasi dan kredibilitas ilmuwan Unand baik secara nasional maupun internasional, terangnya, menjadi pertimbangan PT Mitra Kerinci untuk memilih Unand sebagai rekanan dalam beberapa waktu ke depan.

"Nantinya tidak hanya kerja sama riset saja yang akan dikembangkan secara bersama," katanya.

Beberapa aspek lain seperti pertukaran informasi, pengembangan agroindustri dan agribisnis, Pengabdian masyarakat hingga pembukaan kesempatan kerja menjadi hal lain yang tercantum dalam kerja sama ini.

Dia berharap nantinya kerja sama ini dapat berlanjut dan menguntugkan kedua belah pihak.

"Jika ilmuwan Unand dapat mengkultur jaringan kacang Macademia, ilmunya tersalurkan, dan secara ekonomi akan menguntungkan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA