Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Indonesia Tidak Pernah Menang di Pra Piala Asia

Kamis 06 Mar 2014 14:53 WIB

Red: Citra Listya Rini

 Pelatih Timnas Senior Alfred Riedl (dua kiri) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan perdana di  Tangerang, Banten, Rabu (26/2).

Pelatih Timnas Senior Alfred Riedl (dua kiri) memberikan instruksi kepada pemain saat latihan perdana di Tangerang, Banten, Rabu (26/2).

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Timnas Indonesia tak pernah menang selama menjalani Pra Piala Asia (PPA) 2015 setelah dipertandingan terakhir melawan Arab Saudi di Stadion Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, Kamis (6/3) dinihari WIB kalah 0-1.

Dengan kekalahan ini Timnas Garuda yang saat ini dilatih oleh Alfred Riedl tertahan didasar klasemen Grup C dengan raihan satu poin dari enam pertandingan yang dijalani. Satu poin didapat saat menahan Timnas Cina.

Kondisi berbeda dengan Arab Saudi. Tim asal Timur Tengah sukses menjadi pemucak klasemen dengan raihan 16 poin dari enam pertandingan dan berhak lolos ke putaran final di Australia 2015 mendatang.

Kekalahan yang diterima oleh Ahmad Jupriyanto dan kawan-kawan merupakan yang kedua selama PPA atas Arab Saudi. Pada pertandingan pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta beberapa waktu lalu, Timnas Garuda juga kalah 1-2.

Saat menghadapi tuan rumah Arab Saudi pada pertandingan terakhir PPA Grup C, anak asuh Alfred Riedl bermain cukup tenang dengan pertahanan yang cukup solid. Bahkan beberapa kali juga melakukan tekanan.

Arab Saudi yang bermain menyerang sebenarnya menciptakan beberapa peluang. Hanya saja peluang itu masih bisa dipatahkan oleh barisan pertahanan yang dikawal Victor Igbonefo. Begitu juga dengan kiper Kurnia Meiga yang bermain cemerlang.

Pada pertandingan debut pelatih asal Austria yang disiarkan salah satu televisi swasta nasional ini bahkan mampu menahan imbang 0-0 dibabak pertama. Kondisi imbang ini membuat semangat pemain Indonesia untuk menjalani pertandingan kedua

Di babak kedua Indonesia terus mencoba menerobos pertahanan lawan dengan mengandalkan permainan cepat pemain naturalisasi Greg Nwokolo. Namun, ketatnya pertahanan Arab Saudi membuat pemain Persebaya itu kesulitan menciptakan gol.

Justru Arab Saudi yang banyak mendapatkan peluang. Gempuran demi gempuran terus dilakukan. Hanya saja kiper Kurnia Meiga mampu bermain apk sehingga gawangnya tetap aman.

Petaka bagi Indonesia terjadi pada menit 87. Pemain tuan rumah yaitu Yasser mampu memperdayai kiper Arema Indonesia itu sehingga membuat timnya unggul 1-0.

Dalam waktu sisa pemain Indonesia berusaha mengejar ketertinggalannya. Namun, apa yang dilakukan belum membuahkan hasil dan kemenangan tetap diraih oleh tim tuan rumah Arab Saudi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA