Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Buku Anak Ramai Dicari

Senin 03 Mar 2014 06:56 WIB

Red: Damanhuri Zuhri

 Pengunjung Islamic Book Fair 2014 di Istora Senayan, Jakarta.

Pengunjung Islamic Book Fair 2014 di Istora Senayan, Jakarta.

Foto: Republika/Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Fuji Pratiwi

JAKARTA--Tiga hari Islamic Book Fair (IBF) berlangsung, buku anak-anak termasuk yang ramai dicari di antara buku-buku Islam lainnya.

Penanggungjawab Stand Penerbit Mizan Andi Supriadi mengungkapkan novel, buku anak, dan buku agama jadi tiga teratas buku laris Mizan dalam tiga hari penyelenggaraan IBF.

Meski belum merekap semua data penjualan, Andi mengaku novel Chronicle of Ghazi karya Felix Siau jadi novel yang ramai dibeli.

Seri buku Kecil Kecil Punya Karya (KKPK) jadi primadona di antara judul buku anak-anak. KKPK jadi buku wajib yang selalu dibeli orangtua dan anak yang berkunjung ke stand Mizan.

Buku yang memuat karya-karya anak usia enam hingga sembilan tahun itu dijual dengan harga antara Rp 22.500 hingga Rp 32 ribu per buku dengan diskon 20 persen. ''KKPK sudah ada sekitar 500 judul. Yang membeli biasanya memang mengoleksi,'' kata Andi kepada Republika, Ahad (2/3).

Obral buku anak seharga Rp 5.000 hingga Rp 35 ribu juga terlihat ramai dikerumuni pengunjung anak dan remaja.

Direktur Penerbit Perisai Qur'an Nizar Sa'ad Jabal mengungkapkan respon pengunjung IBF terhadap buku anak tergolong bagus. Buku Sirah Nabi SAW dan 10 Sahabat yang dijamin masuk surga temasuk yang banyak dibeli pengunjung.

Ia mengatakan buku Islam bagi anak dan bagi dewasa tak banyak berbeda dari segi biaya produksi. Buku anak memakan banyak biaya untuk desain.

Sementara buku Islam untuk pembaca dewasa menghabiskan dana cukup besar untuk lay out. ''Daya tarik buku anak memang pada tampilan gambar yang berkualitas dan implikasi bagi anak-anak yang membaca,'' kata Nizar.

Posisi stand yang tak jauh dari pintu masuk utama dirasakan Nizar berpengaruh terhadap penjualan. Pengunjung yang ditargetpun sebenarnya orangtua karena mereka yang memilihkan karena orangtua mencari buku berkualitas dari segi konten dan akurasi data.

Fokus buku Islam anak-anak dipilihnya karena ia melihat belum banyak penerbit yang khusus mencetak buku anak.

Kebanyakan penerbit menerbitkan buku anak dan buku umum sekaligus. Selama tiga hari IBF berlangsung, Nizar belum merekap berapa banyak buku anak yang terjual.

Novel juga masih memuncaki buku paling dicari di stand Penerbit Republika. Novel-novel populer karya Tere-Liye dan Habiburrahman el-Shirazy jadi yang terlaris. ''Bahkan judul lama novel kedua penulis itu masih dicari,'' ungkap Chief Editor Penerbit Republika, Irwan Arifianto.

Penerbit Republika juga memiliki sepuluh judul buku anak di antaranya serial Anak Mamak karya Tere-Liye dan buku Rukun Iman Rukun Islam.

Ada paket juga yang disediakan untuk pembeli buku anak, salah satunya paket buku Anak Mamak. Diskon 20 hingga 75 persen juga jadi daya pikat tersendiri di stand yang berada tepat di sebelah pintu masuk utama IBF.


BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA