Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Kapolres Nunukan Bantah Kecolongan Lolosnya Sabu ke Samarinda

Selasa 25 Feb 2014 15:41 WIB

Red: Julkifli Marbun

Narkoba jenis shabu-shabu.

Narkoba jenis shabu-shabu.

Foto: M Agung Rajasa/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, NUNUKAN -- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara AKBP Robert Silindur Pangaribuan membantah pihaknya kecolongan sehubungan dengan lolosnya empat kilogram shabu asal Malaysia yang melalui Pulau Sebatik, kemudian ditangkap di Kota Samarinda.

Kapolres Nunukan, di Nunukan, Selasa, mengatakan, lolosnya narkoba jenis shabu tersebut ke daerah lain melalui Nunukan disebabkan banyaknya jalur yang dapat dimanfaatkan pelaku yang sulit terpantau oleh aparat kepolisian setempat.

"Wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Nunukan sangat luas dan panjang termasuk perbatasan perairan sehingga menyulitkan dalam melakukan pantauan secara maksimal karena membutuhkan waktu, tenaga dan sarana prasarana yang memadai," ujarnya.

Luas dan panjangnya wilayah perbatasan tersebut, kata dia, tetap tidak mundur untuk memberantas peredaran narkotika yang dipasok dari Malaysia dengan melakukan pengawasan "extra ordinary".

"Jadi, maraknya penyelundupan shabu dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui Kabupaten Nunukan karena pelaku memanfaatkan wilayah perbatasan yang panjang dan banyaknya jalur tikus," jelas dia.

Robert Silindur Pangaribuan juga mengharapkan masyarakat di daerah itu untuk pro aktif mengawasi dan melaporkan apabila ada indikasi seseorang atau pihak tertentu membawa shabu.

Menurut dia, kekurangan yang dimiliki aparat kepolisian harus ditutupi oleh kerja sama masyarakat yang memberikan informasi.

Penangkapan empat kilogram shabu dari dua kali pengungkapan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Samarindan tersebut dipasok dari Tawau Malaysia masuk melalui Pelabuhan Sei Nyamuk, Pulau Sebatik dengan pelaku berinisial De (30), Ir (23), Ru (25), dan AG alias AN, alias Aceng/Ceng (35) semuanya warga Kabupaten Nunukan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA