Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

BMT Sidogiri: Sistem Syariah Untuk Keadilan Ekonomi Masyarakat

Senin 24 Feb 2014 01:52 WIB

Rep: Ichsan Emrald Alamsyah/ Red: Chairul Akhmad

KH Mahmud Ali Zain Dewan Pembina BMT Sidogiri

KH Mahmud Ali Zain Dewan Pembina BMT Sidogiri

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, PASURUAN – Baitul Mal wa Tamwil (BMT) Usaha Gabungan Terpadu (UGT) Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur menilai ekonomi syariah adalah solusi bagi masyarakat Indonesia.  Khususnya dalam upaya mengentaskan masalah kesenjangan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

KH Mahmud Ali Zain Dewan Pembina BMT Sidogiri, dalam rilisnya menyampaikan, masyarakat kelas menengah bawah akan terus tertindas. Selama, ekonomi masih menjalankan praktik riba atau bunga.

Karena dalam sistem ekonomi tersebut hanya mementingkan keuntungan semata. Sehingga dalam transaksi ekonomi takkan pernah memberi kesejahteraan bagi masyarakat berpenghasilan kecil.

Sementara itu, tutur dia, kehadiran BMT Sidogiri adalah untuk memutus mata rantai tersebut. Sehingga masyarakat bisa hidup dengan sejahtera dan tidak berbisnis dengan para rentenir.

“BMT UGT Sidogiri mempunyai Visi dan misi menjadi lembaga keuangan syariah yang bermanfaat dalam membangun kepedulian kepada anggota dan masyarkat,” kata Mahmud, Ahad (23/2).

Ditambah lagi BMT UGT Sidogiri menjadi  lembaga intermediasi baik kepada anggota maupun nonanggota dengan  membangun mitra dengan lembaga keuangan, membina silaturahim antaranggota pemberdayaan ekonomi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA