Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Gembira Loka Sudah Dibuka Kembali

Ahad 16 Feb 2014 01:21 WIB

Red: Indira Rezkisari

Biarpun belum semua hewan sudah bisa dilihat, tapi Gembira Loka telah beroperasi normal.

Biarpun belum semua hewan sudah bisa dilihat, tapi Gembira Loka telah beroperasi normal.

Foto: Regina Safri/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta mulai dibuka kembali sejak Sabtu (15/2). Jam buka yang berlaku pun sudah kembali normal meski abu vulkanik masih menyelimuti sebagian Kota Yogyakarta.

Humas Gembira Loka, Resty Anita, mengatakan objek wisata itu telah dibuka kembali dengan jam operasi mulai jam 07.30 WIB hingga 17.30 WIB. "Memang ini sudah normal kembali seperti hari biasa, setelah kemarin libur karena hujan abu. Bahkan pengunjungnya juga sekarang sudah ada," kata dia.

Menurut Resty, hingga pukul 13.00 WIB kemarin, pengunjung yang sudah masuk sebanyak 200 orang. Jumlah itu masih jauh dari kunjungan normal akhir pekan yang rata-rata bisa mencapai 5.000 pengunjung.

Pihak kebun binatang pun turut memikirkan kesehatan pengunjung dengan memberikan masker. "Kami menyediakan masker gratis untuk mereka," katanya.

Ia mengatakan, meskipun Gembira Loka sudah dibuka kembali, sekitar 30 hingga 40 persen koleksi satwa untuk sementara terpaksa dikarantina. "Memang untuk sementara waktu tidak semua satwa bisa dilihat, seluruh atraksi satwa juga untuk sementara waktu diliburkan," katanya.

Satwa yang dikarantina antara lain kura-kura, simpanse seperti orang utan, serta harimau sumatra. Sementara yang masih dapat dilihat yakni hewan memiliki daya tahan tubuh lebih kuat, antara lain zebra, rusa, reptil, dan satwa lainnya yang memiliki kandang kaca dan tertutup.

"Untuk menjaga kesehatan mereka, dokter hewan juga terus melakukan pengecekan beberapa jam sekali,"kata dia. Menurut Resty, hingga saat ini sejumlah petugas masih melakukan pembersihan secara intensif di seluruh area objek wisata itu sejak hujan abu mulai mengguyur Kota Yogyakarta pada Jumat (14/2).

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA