Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Alhamdulillah, Kashmir Segera Bentuk Dewan Madrasah

Sabtu 15 Feb 2014 03:30 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Bilal Ramadhan

Seorang Muslim tengah berdoa di depan Masjid Kashmiri Taqiya, Kathmandu, Nepal.

Seorang Muslim tengah berdoa di depan Masjid Kashmiri Taqiya, Kathmandu, Nepal.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, SRINAGAR-- Kementerian Keuangan Kashmir (Auqaf) berencana membuat Dewan Madrasah. Dewan ini kelak bertanggungjawab mendudukkan pendidikan Islam dalam status tertinggi di wilayah pecahan India itu.

"Pembentukan Dewan Madrasah di setiap wilayah merupakan kebijakan nasional," kata Menteri Haji, Auqaf, dan Perkebunan, Peerzada Mohammad Sayeed, Kamis (13/2), seperti dikutip Onislam.

Tak seperti madrasah negara tetanga Pakistan, sekolah Islam di Kashmir tidak akan terlalu ketat diawasi pemerintah. Menteri Auqaf mengatakan panitia pembentukan Dewan Madrasah sudah ada.

Panitia akan melakukan studi banding ke negara bagian Uttar Pradesh (UP) dan Bihar untuk merumuskan Dewan Madrasah apa yang akan mereka dirikan. Institusi pendidikan, termasuk madrasah, juga diatur Dewan Wakaf yang menjadi penanggungjawab pendanaan.

Negara tetangga Kashmir, Pakistan, memiliki sekitar 22 ribu madrasah yang masih tetap mengajarkan cara mendidik konvensional. Ada sekitar 2,2 juta siswa yang mendaftar menjadi siswa madrasah sebab pendidikan Islam diutamakan.

sumber : Onislam
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA