Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Memadukan Motif Pada Jilbab dan Syal

Jumat 14 Feb 2014 12:43 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Jika kerudungnya sudah bermotif, pilih busana atau syal yang polos.

Jika kerudungnya sudah bermotif, pilih busana atau syal yang polos.

REPUBLIKA.CO.ID, Belakangan, ragam gaya mengenakan jilbab terus bermunculan. Muslimah pun ingin selalu berkreasi dengan jilbabnya.

Pemilik Vania Scarf sekaligus penata gaya hijab, Mely Handayani, membagi tips memadupadankan jilbab. Menurut Mely, yang terpenting dalam mencari gaya jilbab adalah memastikan jilbab tersebut menutupi bagian dada.

Mely sendiri yang juga sering memberikan tutorial jilbab lebih senang dengan gaya jilbab yang seperti itu. Biasanya, Mely menggunakan dua skarf untuk gaya ini. “Satu untuk jilbab dan satu lagi untuk syal,” katanya.

Jika harus menggunakan dua jilbab, Mely berujar bisa menggunakan satu jilbab motif dan satu jilbab polos. Pemakaiannya pun bisa bertukar.

 Jika kerudungnya bermotif, syalnya dibiarkan tanpa motif alias polos. Begitu juga sebaliknya, jika jilbabnya polos, syalnya bermotif.

Gaya tabrak motif juga bisa dilakukan. Sebagai contoh, ketika mengenakan bawahan yang bermotif maka pilih atasan yang polos. Setelah permainan padu padan bisa kembali dilakukan dengan jilbab atau syal yang bermotif. Begitu pula sebaliknya.

Mely mengatakan untuk memperhatikan juga ukuran motif. Bila celana sudah bermotif, seperti motif kecil atau salur, gunakan jilbab dengan motif besar. Sebaliknya, jika celana bermotif besar, gunakan jilbab bermotif kecil.

“Namun, tetap harus ada kesenadaan warna. Ambil warna yang tidak begitu dominan untuk padu padannya,” Meli berujar.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA