Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Saturday, 11 Safar 1443 / 18 September 2021

Riedl Andalkan Pemain Lawas

Selasa 11 Feb 2014 16:35 WIB

Red: Joko Sadewo

Alfred Riedl (dua kanan)

Alfred Riedl (dua kanan)

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, pelatih timnas sepak bola senior Indonesia Alfred Riedl kembali memercayakan para pemain lawas untuk memperkuat skuat Garuda. 

Riedl bertumpu kepada para pemain jebolan Piala AFF 2010 untuk mengarungi laga terakhir kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi pada 5 Maret 2014.

Dari 30 nama yang diumumkan pada Selasa (11/2) siang, Riedl memanggil Cristian Gonzales, Hamka Hamzah, M Ridwan dan Firman Utina. Mereka masuk dalam daftar 23 pemain utama yang akan diboyong ke Arab Saudi.

Gonzales misalnya, sudah cukup lama tidak berseragam timnas. Pemain yang memiliki julukan "El Loco" itu terakhir kali tampil bersama skuat Garuda pada 15 November 2011 pada kualifikasi Piala Dunia melawan Iran. 

Komposisi pemain timnas memang terus berubah seiring banyaknya pergantian pelatih. Saat timnas berada di bawah pimpinan Jacksen Ferreira Tiago, komposisi pemain banyak diisi pemain muda. Gonzales yang sudah berusia senja sebagai pesepak bola, tidak dipercaya menjadi ujung tombak.

Namun Riedl memiliki pandangan berbeda soal pemilihan pemain. Juru taktik asal Austria tersebut sama sekali tidak mempertimbangkan faktor usia. "Alfred Riedl memiliki prinsip bahwa untuk memilih pemain jangan dilihat dari umurnya. Tapi performa dan kontribusinya terhadap tim," kata Asisten Pelatih Timnas, Widodo Cahyono Putro, Selasa (11/2).

Gonzales memang belum kehilangan ketajamannya meski sudah berusia 37 tahun. Terbukti, Gonzales sudah mencetak empat gol dalam tiga laga bersama Arema Indonesia di kompetisi Liga Super Indonesia musim ini. Musim lalu, Gonzales mencetak 19 gol untuk Arema yang membawanya menempati peringkat empat sebagai pencetak gol terbanyak.

"Saya pikir Gonzales pantas untuk kembali memperkuat timnas. Yang pasti semua pemain dipanggil berdasarkan kontribusi terhadap tim dan yang memiliki cara bermain sesuai keinginan Riedl," ujar Widodo.

Meski kembali memercayakan beberapa pemain lawas, Riedl juga memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk promosi ke timnas senior.

Juru taktik asal Austria itu memanggil duo Persebaya Surabaya yakni Alfin Tuassalamony dan Manahati Lestusen. Kedua pemain itu memang tampil memukau saat membela timnas U-23 berlaga di SEA Games 2013, Myanmar. Keduanya juga selalu menjadi pilihan utama di Persebaya.

Manahati Lestusen senang bukan kepalang mendapat kepercayaan untuk memperkuat timnas senior. Menurutnya, pemanggilan ini merupakan buah kerja keras yang dilakukannya selama ini baik di level klub ataupun saat membela timnas U-23. "Semoga saya bisa memberikan kontribusi untuk timnas senior. Saya tidak akan menyiakan kesempatan ini," Manahati mengungkapkan.

Skuat Garuda akan memulai pemusatan latihan pada 25 Februari di Lapangan SPH Karawaci, Tanggerang, sebagai persiapan bertandang ke Arab Saudi.  Dari 30 pemain yang diumumkan, hanya 23 pemain yang akan mengikuti latihan. Sementara tujuh pemain lainnya masuk dalam daftar tunggu.

"Tujuh pemain standby apabila dari 23 pemain ada yang tidak bisa berangkat, mungkin cedera atau yang lain. Prioritas tetap 23 pemain itu," singkat Riedl melalui rilis kepada wartawan.

Indonesia sudah tidak punya peluang lolos kualifikasi Piala Asia karena baru memetik satu poin hasil satu kali imbang dan empat kali kalah. Skuat Garuda bahkan tetap akan menjadi juru kunci Grup G meskipun nanti memetik kemenangan.

Meski laga nanti sudah tidak menentukan, Indonesia tetap membidik hasil positif. Alfred Riedl tidak ingin menanggung malu pada laga comeback-nya bersama timnas.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA