Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Kapolri Pastikan Papua Aman Meski Ada HUT OPM

Senin 02 Dec 2013 19:56 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Pos Merah Putih di Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua.

Pos Merah Putih di Distrik Mulia, Puncak Jaya, Papua.

Foto: Antara/Andhika Wahyu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Sutarman mengatakan kondisi Papua tidak bergolak terlepas ada peringatan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember.

"Alhamdulillah aman. Sebelumnya kebetulan saya sudah ke Papua, kita rangkul semuanya, jangan selesaikan masalah dengan kekerasan," kata Sutarman seusai upacara peringatan HUT ke 63 Kepolisian Perairan dan Kepolisian Udara Baharkam Polri di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (2/12).

Jenderal bintang empat itu menegaskan bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia, begitupun sebaliknya dimana Indonesia adalah milik orang Papua. Dengan demikian, tidak perlu ada lagi ada pendapat dan masyarakat bisa bersatu.

"Ini adalah Indonesia miliknya orang Papua. Papua miliknya orang Indonesia. Sama-sama membangun Papua," ujarnya. Sebelumnya juga dilaporkan, situasi kamtibmas di Timika, Papua, sebelum dan setelah tanggal 1 Desember 2013 cukup aman tanpa terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan warga setempat.

Kabag Ops Polres Mimika Komisaris Polisi Arnolis Korwa kepada Antara di Timika, Senin, mengatakan amannya situasi kamtibmas di Timika berkat dukungan seluruh pihak yang menginginkan Timika aman dan damai.

"Secara umum kondusif baik sebelum maupun setelah tanggal 1 Desember 2013," kata Kompol Korwa.
Polres Mimika mengerahkan sekitar 300 personel didukung satu kompi Brimob Detasemen B Polda Papua dan unsur TNI untuk mengamankan Timika pada 1 Desember 2013 yang merupakan hari ulang tahun kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Pada Sabtu (30/11) malam hingga Minggu (1/12), aparat melakukan pengamanan di berbagai sudut Kota Timika. Pengamanan difokuskan pada sejumlah tempat yang dianggap rawan terjadi aksi pengibaran bintang kejora.

"Syukurlah kali ini kita tidak menemukan hal-hal seperti biasanya. Kita berharap lambat laun hal-hal seperti itu tidak perlu ada. Kita mengingatkan pihak-pihak tertentu untuk tidak memprovokasi masyarakat dan membohongi diri dan orang lain," tutur Korwa.

Pada Minggu (1/12), sekelompok massa dalam jumlah yang tidak terlalu besar menggelar doa memperingati hut opm bertempat di samping Kantor Dinas Peternakan Mimika Jalan Sosial, Kebon Sirih Timika.
Ibadah berlangsung lancar mulai pukul 14.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT.Menurut Korwa, Polres Mimika terus melaksanakan pengamanan hingga tiga hari ke depan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA