Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Tiga Alasan Penjualan Motor Sport Naik di 2014

Kamis 07 Nov 2013 10:00 WIB

Red: Mansyur Faqih

Suzuki GSX R1000, salah satu tipe motor yang ditarik Suzuki di Amerika Serikat

Suzuki GSX R1000, salah satu tipe motor yang ditarik Suzuki di Amerika Serikat

Foto: motorcycle-usa.com

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- PT Federal International Finance (FIFGroup) memperkirakan pasar sepeda motor segmen sport akan mengalami kenaikan pada 2014. Setidaknya, kenaikan tersebut bisa mencapai 20 persen.

CEO FIFGroup, Suhartono menyatakan, ada tiga faktor yang mendorong kenaikan penjualan di segmen sport. "Pertama, itu karena income penduduk akan naik. Ini karena adanya kenaikan UMP," katanya di Yogyakarta, Kamis (7/11).

Faktor kedua, setiap agen tunggal pemegang merek (ATPM) sudah bersiap untuk meluncurkan beberapa produk di segmen ini. Honda dan Yamaha saja, kata dia, sudah menyatakan akan mengeluarkan setidaknya empat produk sport baru di tahun ini. Karenanya, dengan banyaknya pilihan produk, maka konsumen dipastikan akan tergerak untuk membeli.

Terakhir, lanjutnya, sekitar 60 persen usia produktif Indonesia berada di rentang 27-36 tahun. Ini merupakan usia yang menjadi pasar segmen sport. 

FIFGroup, katanya, tidak melakukan perbedaan perlakuan untuk produk sepeda motor sport dan nonsport. Karenanya, perseroan akan tetap menggunakan strategi yang sama dengan segmen lainnya.

Saat ini, pembiayaan sepeda motor masih mendominasi bisnis FIFGroup sebesar 84 persen. Kemudian diikuti pembiayaan elektronik sebesar 16 persen. 

Tahun depan, komposisi itu diharapkan akan berubah menjadi elektronik menjadi 22 persen dan sisanya untuk sepeda motor. Perseroan juga mulai memperhitungkan segmen mobil yang diharapkan dapat berkontribusi sebesar lima persen mulai pertengahan tahun depan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA