Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Monday, 13 Safar 1443 / 20 September 2021

Pemerintah Tunisia Siap Mundur

Kamis 24 Oct 2013 06:36 WIB

Red: Julkifli Marbun

Presiden Tunisia, Moncef Marzouki.

Presiden Tunisia, Moncef Marzouki.

Foto: reuters.com

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS -- Perdana Menteri Tunisia Ali Larayedh mengatakan pemerintahannya bersedia mundur setelah melakukan pertemuan dengan pihak oposisi dan pembentukan pemerintahan sementara.

Pertemuan itu ditujukan untuk mengakhiri krisis politik dalam beberapa bulan terakhir di negara tersebut.

"Kami tidak akan tunduk kepada siapapun, kecuali untuk kepentingan nasional," katanya.

Pernyataan itu disampaikan setelah ribuan demonstran anti-pemerintah memenuhi jalan-jalan di ibukota meminta pemerintah untuk mengundurkan diri.

Krisis politik Tunisia memuncak dengan kasus pembunuhan dua tokoh oposisi awal tahun ini.

Sementara itu, Presiden Tunisia mengumumkan hari berkabung selama tiga hari akan kematian delapan pasukan keamanan di provinsi Sidi Bouzidi.

Pengumuman itu disampaikan oleh Presiden Moncef Marzouki pada ulang tahun kedua pemilihan umum negara itu pasca revolusi.

sumber : BBC
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA