Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Terobosan Kebuntuan Fiskal AS, Harga Mas Turun

Sabtu 12 Oct 2013 08:09 WIB

Red: Dewi Mardiani

Emas Logam Mulia/Ilustrasi

Emas Logam Mulia/Ilustrasi

Foto: Wihdan Hidayat/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, CHICAGO -- Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup di bawah 1.300 dolar AS per ounce pada Jumat (11/10) atau Sabtu (12/10) waktu Indonesia. Hal ini karena kemungkinan sebuah terobosan dalam kebuntuan Washington menekan aset-aset "safe haven".

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 28,7 dolar AS, atau 2,21 persen, menjadi menetap di 1.268,2 dolar AS per ounce, tingkat terendah dalam tiga bulan, menurut statistik FactSet. Sementara selama sepekan, kontrak emas untuk penyerahan Desember membukukan kerugian mingguan sebesar 3,2 persen.

Analis pasar mengatakan, seperti dilansir dari Xinhua, Sabtu, optimisme bahwa anggota parlemen AS bergerak ke arah mengakhiri kebuntuan anggaran dan menaikkan batas utang negara adalah alasan di balik penurunan harga emas berjangka baru-baru ini.

Emas tertanam kuat di pasar "bearish" (lesu), dan spekulasi tentang partai politik mencapai kesepakatan membuatnya lebih sulit bagi emas, Adam Klopfenstein, ahli strategi pasar senior di Archer Financial Services Inc, mengatakan seperti dikutip oleh Bloomberg.

Meskipun Presiden Barrack Obama dan DPR AS belum mencapai kesepakatan tentang perpanjangan batas utang selama enam minggu, para analis percaya pagu utang baru pasti akan dicapai pada paruh kedua November. Perak untuk pengiriman Desember turun 63,7 sen, atau 2,91 persen, menjadi ditutup pada 21,259 dolar AS per ounce.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA