Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Suswono Minta Klarifikasi Bunda Putri Soal Adik Wapres

Kamis 03 Oct 2013 14:36 WIB

Rep: Irfan Fitrat/ Red: Djibril Muhammad

Menteri Pertanian Suswono

Menteri Pertanian Suswono

Foto: Republika/Adhi Wicaksono

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengenal sosok Bunda Putri dan bahkan pernah mengunjungi rumahnya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Suswono ingin meminta klarifikasi Bunda Putri terkait informasi yang dia terima. Suswono mendapatkan informasi dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan).

Ia mengatakan, pejabatnya itu pernah didatangi seorang perempuan yang mengaku sebagai adik Wakil Presiden RI Boediono.

"Saya butuh informasi cepat untuk klarifikasi karena ada yang memperkenalkan ke dirjen mengaku adiknya wapres," kata dia, saat bersaksi dalam kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (3/10).

Ada alasan tersendiri Suswono meminta klarifikasi itu kepada Bunda Putri. Ia mengatakan, sebelumnya pernah bertemu dengan Bunda Putri di Kalimantan.

Oleh sebab itu, ia mengatakan, Bunda Putri bersama perempuan yang disebut sebagai adik Boediono. "Saya teringat itu, maka saya kejar (Bunda Putri) untuk memastikan, benar atau tidak," kata menteri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Nama Bunda Putri muncul saat Ridwan Hakim memberikan keterangan dalam persidangan. Anak Hilmi Aminuddin itu mengaku Bunda Putri sebagai mentor bisnisnya.

Dalam persidangan itu, jaksa penuntut umum (JPU) kemudian memutarkan rekaman sadapan telepon antara Ridwan dan Luthfi Hasan Ishaaq.

Saat itu Ridwan juga memberikan teleponnya ke Bunda Putri untuk langsung berbicara dengan Luthfi. Dalam rekaman itu, Luthfi menyebut Bunda Putri sebagai sosok yang mengondisikan para decision maker (pembuat keputusan).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA