Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Dino: Kalah Menang, Meritokrasi Politik Harus Jalan

Senin 16 Sep 2013 06:00 WIB

Red: Taufik Rachman

Indonesian Ambassador to US, Dino Patti Djalal (file photo)

Indonesian Ambassador to US, Dino Patti Djalal (file photo)

Foto: Antara/Reno Esnir

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Dino Patti Djalal menyatakan komitmennya untuk menjadi kader pelopor meritokrasi dan modernisasi yang mengusung semangat "45-21" saat menyampaikan visi dan misinya pada konvensi calon presiden Partai Demokrat.

"Bagi saya kalah dan menang tidak menjadi soal...saya akan menjadi kader pelopor meritokrasi....saya akan menjadi pelopor modernisasi politik Indonesia," kata Dino di hadapan kader Partai Demokrat, di Jakarta, Minggu malam.

Meritokrasi adalah bentuk sistem politik yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi atau berkemampuan.

Alasan diplomat itu menjadi pelopor meritokrasi dan modernisasi politik Indonesia adalah karena menurutnya nasib Indonesia setelah 2014 tidak lagi ditentukan oleh seorang presiden tapi oleh barisan para pemimpin yang berkualitas yang berkomitmen untuk bekerja sama mewujudkan Indonesia yang unggul.

Lebih lanjut Dino, yang merupakan peserta konvensi dengan nomor urut 10, menjelaskan makna semangat "45-21" yang diusungnya sebagai semangat yang didasarkan pada nilai-nilai 45 yang telah terbukti berhasil membawa Indonesia ke gerbang proklamasi kemerdekaan yang kini didukung oleh wawasan generasi abad 21 yang mampu menjadi generasi unggul di dalam dan di luar negeri.

"Saya berdiri di sini bukan untuk melamar pekerjaan namun karena sejarah memanggil," katanya seraya menggarisbawahi bahwa Indonesia pada 2014 adalah Indonesia yang tengah ada di persimpangan jalan.

Menurut Dino, tanpa barisan pemimpin berkualitas bukan tidak mungkin dasawarsa gemilang yang telah dicapai akan disusul oleh dasawarsa yang hilang.

Sementara itu Ketua Komite Konvensi Partai Demokrat Maftuh Basyuni sebelum memperkenalkan secara resmi 11 peserta konvensi mengatakan bahwa komite konvensi bekerja secara transparan dan tidak diintervensi oleh partai.

Ia juga mengutip kalimat pujangga besar Indonesia Rangga Warsita yang mengatakan bahwa suatu saat nanti akan ada satria piningit yang akan membawa Indonesia pada masa depan yang gemilang. Mantan Menteri Agama di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu berharap satria piningit itu berada di antara 11 peserta konvensi itu,

Konvensi Partai Demokrat diikuti oleh 11 peserta yaitu Ali Masykur Musa, Anies Rasyid Baswedan, Dahlan Iskan, Dino Patti Jalal, Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, dan Sinyo Harry Sarundajang.

Acara yang digelar di salah satu hotel berbintang di Jakarta itu dimeriahkan oleh para pendukung masing-masing kandidat yang meramaikan acara tersebut dengan mengusung papan kertas, balon dan bendera untuk menunjukkan dukungannya.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA