Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Pemerintah Serius Tuntaskan Pembelian Newmont

Jumat 12 Jul 2013 15:30 WIB

Red: Nidia Zuraya

Tambang PT Newmont Nusa Tenggara di Batu Hijau , Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat

Tambang PT Newmont Nusa Tenggara di Batu Hijau , Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah secara serius sedang mengkaji untuk menuntaskan pembelian perusahaan tambang raksasa Newmont. "Saya pertimbangkan beli Newmont dan untuk itu kita  ajukan ke DPR," kata Menteri Keuangan Chatib Basri di Jakarta, Jumat (12/7).

Yang penting, kata dia, semua pihak perlu memahami arah kebijakan (direction) pemerintah, yaitu serius ingin membeli Newmont."Pemerintah tengah mempertimbangkan secara serius soal opsi yang diajukan Newmont," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah dinilai tak memiliki langkah konkret untuk menuntaskan pembelian sisa tujuh persen saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara. Penilaian itu bersumber pada terus diperpanjangnya waktu perjanjian jual beli (sales purchase agreement/SPA) yang jatuh tempo 31 Januari 2013 menjadi 26 April 2013.

Secara terpisah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, proses divestasi tujuh persen saham PT Newmont Nusa Tenggara sudah hampir tuntas. Apabila tuntas kepemilikan saham yang dimiliki Indonesia mencapai 51 persen. Namun yang menjadi kendala adalah pembangunan pabrik pengolah dan pemurni mineral (smelter).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA