Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Kremlin Kembali Gunakan Mesin Ketik

Kamis 11 Jul 2013 21:09 WIB

Red: Taufik Rachman

Bendera Rusia

Bendera Rusia

Foto: forbes.com

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Lembaga negara Rusia, yang bertanggung jawab untuk menjaga komunikasi Kremlin, berniat membeli mesin ketik kuno guna mencegah kebocoran dari piranti keras komputer, kata sumber pada Kamis.

Kemunduran ke zaman kertas bertebaran pada masa birokrasi Soviet itu dikabarkan dipicu oleh penerbitan naskah rahasia oleh laman pantang kerahasiaan WikiLeaks dan informasi yang dibocorkan mantan kontraktor intelijen Amerika Serikat Edward Snowden.

Lembaga Garda Federal, yang juga bertugas melindungi Presiden Vladimir Putin, akan menghabiskan lebih dari 486 ribu rubel (148 juta rupiah) untuk membeli sejumlah mesin ketik listrik, menurut laman lembaga pengadaan negara, zakupki.gov.ru.

"Pembelian ini telah direncanakan selama lebih dari satu tahun terakhir," menurut seorang sumber di lembaga itu, yang dikenal dengan akronim nama Rusianya FSO, Kamis.
Pemberitahuan di laman itu diunggah pekan lalu. Seorang juru bicara untuk lembaga itu menolak memberikan komentar.

Surat kabar pro-Kremlin, Izvestia, melaporkan jika lembaga negara itu berniat membeli 20 mesin ketik karena penggunaan komputer untuk dokumen sangat rahasia tampaknya tidak lagi aman.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA