Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Film Perjuangan Taufiq Kiemas Tayang Maret 2019

Kamis 13 Dec 2018 17:38 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

 silaturahmi antara Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah dan Pimpinan Fraksi PDIP MPR, Abidin Fikri dengan Produser Film tersebut, Muhammad Yamin, Imran Hasibuan dan Ody Mulya Hidayat di Gedung MPR RI, Jakarta.

silaturahmi antara Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah dan Pimpinan Fraksi PDIP MPR, Abidin Fikri dengan Produser Film tersebut, Muhammad Yamin, Imran Hasibuan dan Ody Mulya Hidayat di Gedung MPR RI, Jakarta.

Foto: mpr
Taufiq memilih jalan politik sebagai seorang Nasionalis Soekarnois.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Film perjuangan Taufiq Kiemas akan diangkat ke layar lebar. Film Taufiq: Lelaki yang Menentang Badai diputar serentak  di seluruh bioskop Indonesia pada Maret 2019. Film ini merupakan potret perjalanan hidup dan perjuangan politik Ketua MPR RI periode 2009-2013.

"Film ini bukan hanya sebatas karya seni saja tapi punya cita rasa sejarah yang tinggi. Film berdurasi sekitar dua jam ini akan memotret perjalanan hidup Taufiq Kiemas ketika masa remaja di Palembang dan menjadi aktivis GMNI yang gigih dan setia membela Presiden Soekarno yang dijatuhkan oleh rezim Orde Baru, tahun 1967 lalu" kata Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Kamis (13/12).

Basarah memandang figur Taufiq Kiemas merupakan pribadi menarik. Betapa tidak, latar belakang keluarganya adalah aktivis Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia). Namun Taufiq memilih jalan politik sebagai seorang Nasionalis Soekarnois dengan memilih masuk ke organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sebuah organisasi yang berhaluan Soekarnois pada tahun 1962.

"Taufiq Kiemas berhasil membuktikan bahwa sesungguhnya sama sekali tidak ada dikotomi apalagi pertentangan antara Islam dan Nasionalisme. Bahkan, Taufiq meyakini bahwa nasionalisme ajaran-ajaran Bung Karno sarat dengan gagasan dan pemikiran Islam, sebab Bung Karno sangat lama belajar, bergelut dan bergumul dengan pemikiran Islam. Bahkan Bung Karno sendiri merupakan pribadi muslim yang taat," kata Basarah mengenang percakapannya dengan Taufiq Kiemas.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler