Kamis, 9 Safar 1440 / 18 Oktober 2018

Kamis, 9 Safar 1440 / 18 Oktober 2018

Rayakan Ulang Tahun, Cak Imin Gelar Pengajian Kitab Kuning

Kamis 27 Sep 2018 07:59 WIB

Red: Gita Amanda

Merayakan ulang tahunnya, Cak Imin menggelar pengajian Kitab Kifayatul Atqiya.

Merayakan ulang tahunnya, Cak Imin menggelar pengajian Kitab Kifayatul Atqiya.

Foto: MPR RI
Mengaji kitab kuning diperlukan untuk sejenak merenung sebelum kembali ke rutinitas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperingati ulang tahunnya yang ke-52, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Abdul Muhaimin Iskandar atau yang dikenal dengan Cak Imin menggelar pengajian Kitab Kifayatul Atqiya. Acara tersebut berlangsung di rumah dinas Wakil Ketua MPR, Kompleks Widya Chandra Jakarta Selatan, Rabu (26/9) malam.

Dalam sambutannya, Muhaimin Iskandar antara lain mengajak jamaah pengajian Kitab Kifayatul Atqiya terus mempererat tali silaturrahmi. Sebab menurutnya silaturahim, sangat penting dalam mempertahankan persatuan.

Silaturahmi, kata Cak Imin,  juga menjadikan umur panjang dan dimudahkan dalam mencari rezeki. Dan untuk bersilaturahmi, salah satunya caranya adalah dengan mengikuti pengajian Kitab Kifayatul Itqiya ini.

"Bagi para politikus, caleg dan kader, mengaji kitab Kifayatul Atqiya berarti kembali ke kitab-kitab kuning. Kita memang perlu sejenak merenung, sebelum kembali  pada rutinitas," kata Muhaimin menambahkan seperti dalam siaran persnya, Kamis (27/9).

KH Abdus Salam Shohib yang membedah isi Kitab Kifayatul Atqiya antara lain mengatakan, dalam menjalankan hidup setiap Muslim harus memiliki sikap qonaah, yang berarti mau menerima keadaan. Qonaah penting, karena dapat menghadirkan ketenangan.

"Orang kaya tidak akan merasa merdeka jika dia memiliki sifat tamak. Setiap hari merasa kurang, dan ingin menambah kekayaannya. Sementara orang yang hidupnya pas-pasan, dapat  merasa merdeka jika memiiki sifat qonaah," kata Abdus Salam menambahkan.

Pada kesempatan itu, Cak Imin menerima dua kado dari koleganya berupa buku perjalan dan karier politik serta biografi seorang Muhaimin Iskandar. Ikut hadir dalam acara tersebut Menristekdikti M Nasir dan Menakertrans Hanif Dhakiri.

photo

Cak Imin menerima kado buku biografi perjalanan kariernya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler