Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Monday, 9 Zulhijjah 1439 / 20 August 2018

Sekjen MPR RI Buka Putaran Final LCC Empat Pilar MPR

Rabu 09 August 2017 23:06 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Dwi Murdaningsih

Sesjen MPR Maruf Cahyono

Sesjen MPR Maruf Cahyono

Foto: MPR

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) RI Ma'ruf Cahyono membuka secara resmi dimulainya Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat nasional tahun 2017. Pembukaan LCC Empat Pilar MPR berlangsung di Gedung Nusantara IV Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu malam (9/8).

Pembukaan dihadiri pejabat di lingkungan Setjen MPR dan para finalis LCC dari 34 provinsi di Indonesia. Setiap provinsi diwakili sekolah yang menjadi pemenang LCC tingkat provinsi. Setiap sekolah terdiri dari 10 siswa dengan guru pendamping dari sekolah dan Diknas provinsi.

Dalam sambutannya Ma'ruf Cahyono mengucapkan selamat datang kepada para siswa dan guru pendamping serta perwakilan Diknas provinsi. "Malam ini saya harapkan menjadi malam yang berbahagia karena impian adik-adik terwujud sudah menjadi juara di tingkat provinsi dan saat ini impiannya sampai di Jakarta," kata Ma'ruf Cahyono, dalam siaran persnya.

Menurut Ma'ruf Cahyono, LCC putaran final di Jakarta ini adalah momentum yang langka. Karena itu para siswa diharapkan dapat memanfaatkan waktu selama mengikuti final LCC di Jakarta (9 - 18 Agustus). "Sebagai generasi muda inilah saatnya untuk belajar, menambah pengalaman yang selama ini hanya diperoleh di sekolah-sekolah," kata Ma'ruf.

Selama mengikuti final LCC Empat Pilar, lanjut Ma'ruf, para siswa bisa memahami lembaga MPR. "Inilah gedung MPR. Di sinilah negara memperbaiki dirinya, memperbaiki sistem tata negara. Manfaatkan gedung MPR untuk proses pembelajaran," ujarnya.

Ma'ruf menambahkan para siswa tidak hanya berlomba, datang untuk mencari juara dalam final LCC ini, tapi mempererat persahabatan, membangun pemahaman terhadap segala perbedaan. "Para siswa yang berasal dari provinsi yang berbeda-beda latar belakang budaya, bahasa, dan agama, disinilah tempatnya untuk bersatu padu, bertoleransi dan bekerjasama," kata Ma'ruf.

Selain itu, lanjut Ma'ruf, LCC ini juga menjadi tempat untuk memperkaya wawasan dan ilmu tentang konstitusi dan tata negara. "LCC Empat Pilar ini menjadi ajang pembelajaran," imbuhnya.

Dengan LCC Empat Pilar ini Ma'ruf Cahyono berharap para siswa tidak hanya paham, mengetahui, dan pintar tentang Empat Pilar tapi juga bisa melaksanakan Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari. "Dengan demikian MPR memiliki para siswa sebagai agen perubahan," kata Ma'ruf.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler