Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Wakil Ketua MPR: Empat Pilar Bukan Hal Baru Bagi Indonesia

Selasa 13 Jun 2017 12:07 WIB

Red: Gita Amanda

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin

Foto: MPR RI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Mahyudin, menekankan kepada generasi muda Tanah Air agar  menumbuhkan sikap dan perilaku cinta kepada nilai-nilai luhur bangsa. Berbagai bentuk pemahaman nilai luhur bangsa banyak diupayakan elemen bangsa termasuk MPR dengan sosialisasi empat pilarnya.

Sosialisasi empat pilar yang didalamnya ada Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika adalah bukan hal baru bagi rakyat Indonesia. Keempat hal tersebut sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Pancasila adalah merupakan jiwa dari bangsa Indonesia sendiri.
 
Hal tersebut diungkapkan Mahyudin kepada para pengurus dan ratusan anggota Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) serta mahasiswa berbagai perguruan tinggi Jakarta, dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR, di aula DPP AMPI Jakarta, Senin (12/6) lalu melalui siaran persnya.
 
"Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, semuanya sudah dipersiapkan sejak lama. Kini kita hanya mengamalkan saja. Jika ada saat ini yang ingin mengganti dengan ideologi lain itu sangat bertentangan dengan nilai luhur bangsa kita dan bertentangan dengan kesepakatan bersama," katanya.
 
Wakil Ketua MPR RI Mahyudin bertemu ratusan anggota Angkatan Muda Permbaharuan Indonesia dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta
 
Begitu pentingnya nilai-nilai luhur bangsa disosialisasikan kembali, lanjut Mahyudin, dikarenakan pascareformasi bergulir, pemahaman akan nilai luhur bangsa seperti Pancasila dilupakan. Lembaga seperti BP7 dan penataran P4 tidak ada lagi. Lalu bagaimana generasi muda yang lahir di era reformasi akan menerima pemahaman nilai-nilai luhur bangsanya.
 
"MPR RI melihat bahwa Pancasila sangat dibutuhkan bangsa ini. Untuk itu pemahaman nilai-nilai luhur bangsa perlu digalakan kembali melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.  Apalagi akhir-akhir ini perdebatan terkait SARA makin ramai dan makin meruncing. Pancasila sangat dibutuhkan bangsa saat ini dan di masa datang," ujarnya.
 
Diutarakan Mahyudin, generasi muda bangsa harus memahami betul hal tersebut. Satu yang perlu ditekankan adalah Pancasila adalah alat pemersatu bangsa. Pancasila adalah perekat bangsa Indonesia yang sangat beragam. Indonesia dan Pancasila adalah satu tak terpisahkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler