Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Scolari: Ini Bukan Sekedar Gelar

Senin 01 Jul 2013 20:31 WIB

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Fernan Rahadi

Luis Felipe Scolari

Luis Felipe Scolari

Foto: telegraph.co.uk

REPUBLIKA.CO.ID, RIO DE JANEIRO -- Banyak yang tak menyangka Brasil bisa menjuarai Piala Konfederasi 2013 usai tim Samba memastikan kemenangan meyakinkan 3-0 atas juara dunia dan Eropa, Spanyol, Senin (1/7) pagi WIB tadi. Awalnya, tak sedikit yang meragukan kemampuan Brasil untuk meraih kejayaan di Piala Konfederasi yang merupakan ajang pemanasan Piala Dunia 2014, meskipun Brasil menjadi tuan rumah.

Keputusan sang pelatih Luiz Felipe Scolari untuk lebih memilih para pemain muda ternyata tepat. Skema permainan pressing yang dirancangnya berjalan efektif. Bukan hanya tim-tim yang berada di fase grup hingga semifinal yang dibuat meringis,  tetapi juga Spanyol yang merupakan raja dalam hal penguasaan bola.

Berdasarkan statistik pertandingan, Spanyol hanya mampu menguasai bola sebanyak 52 persen. Padahal, Spanyol dengan gaya khas tiki-taka biasanya bisa menguasai bola dengan persentase minimal 60 persen. Namun Scolari yang menarik garis pertahanan lebih jauh kedepan, sukses melumpuhkan senjata andalan La Furia Roja itu. 

Scolari yakin betul bahwa moral dan kepercayaan diri anak-anak asuhnya membumbung tinggi untuk menyongsong Piala Dunia 2014.  "Ini bukan sekadar gelar. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat dan memberikan kepercayaan diri lebih," ujarnya seperti dilansir BBC.

Scolari mengatakan, gelar ini diharapkan bisa menjadi pesan bagi seluruh masyarakat Brasil untuk bersatu dan bersama-sama memastikan segala sesuatunya berjalan lancar. Maklum, gelaran Piala Konfederasi diwarnai oleh aksi demonstrasi masyarakat Brasil yang kecewa dengan besarnya uang yang harus dikeluarkan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun depan di saat pelayanan umum tidak diperhatikan.

Namun, aksi demonstrasi itu berubah menjadi tarian kebahagiaan ketika Brasil sukses mengukuhkan diri sebagai juara. Ribuan masyakarat Brasil tumpah ruah di jalanan dan dengan bangga menyanyikan lagu kebangsaan mereka sambil sesekali ada yang berteriak 'The champions are back'.

"Sangat fantastis bisa mendengar teriakan the champions are back. Saya juga yakin orang-orang akan lebih menghargai Brasil mulai saat ini," kata pelatih yang mengantarkan Selecao menjuarai Piala Dunia 2002 tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA